Ada yang tahu joki? Bukan. Bukan joki 3 in 1 atau ujian. Tapi joki penunggang kuda. BTW kalian sudah pernah naik kuda? Mudah-mudahan ...

Belajar Dari Joki



Ada yang tahu joki? Bukan. Bukan joki 3 in 1 atau ujian. Tapi joki penunggang kuda. BTW kalian sudah pernah naik kuda? Mudah-mudahan pernah ya, meskipun kuda yang suka ada di pasar malam, yang jalannya muter-muter. :D
Berbicara tentang joki, tak akan jauh dengan kuda. Bak seperti pasangan yang tiada duanya. Dan dari mereka juga kita bisa belajar tentang Leadership (Kepemimpinan).
Joki ibaratkan leader dan kuda adalah follower. Seorang joki (leader) pasti punya tujuan. Baik ke kiri, kanan, depan, bahkan belakang. Begitupun kuda (follower) yang memiliki tujuan yang sama. Tugas jokilah yang harus menentukan arah dan tujuan. Apakah mau berbelok ke kanan, ke kiri, atau ke depan? Tanpa tujuan dan pesan yang jelas, kuda akan kebingungan bahkan berontak dan jalan tak beraturan. Bisa jadi kuda tidak mau jalan bukan karena malas. Tapi karena kurang jelasnya perintah joki.
Begitu kuda mau mengikuti perintah kita. Joki akan memberikan apresiasi kepadanya. Seperti mengelus-ngelus pundah dan leher kuda sampai memberikan makanan kesukaannya. Namun dalam memberikan perintah dan mengendalikan kuda, joki tetap tidak boleh memaksakan hal yang menyakiti kuda bahkan menyiksanya. Seperti itupun leader.
Butuh kejelasan visi dan pesan yang lugas untuk bisa mengendalikan follower. Selain ketegeasan. Tanpanya follower akan kebingungan dan tidak mau mengikuti leadernya.
Sekian cerita malam ini.
Jadi kapan kita berkuda bareng? :D
Follow me on instagram @firmansyahfazar (bagi yang minat saja)
See u

0 komentar: