Masih ingat siapa yang menjuarai Euro 2016 di Perancis kemarin? Bagi pendukung Portugal selamat timnya bisa meraih impiannya. Bag...

Pemenang Adalah Mereka Yang Tertawa Belakangan



Masih ingat siapa yang menjuarai Euro 2016 di Perancis kemarin?

Bagi pendukung Portugal selamat timnya bisa meraih impiannya. Bagi pendukung Perancis, semoga bisa cepat Move On dari kegagalan kemarin. Tapi setidaknya tidak ada yang namanya kegagalan. Yang ada hanyalah pengalaman. Semoga bisa jadi bekal pengalaman di turnamen berikutnya ya :)

Bicara soal Portugal yang jadi juara di EURO 2016 kemarin, tidak sedikit memicu komentar. Ada yang menyebut juara karena keberuntungan sebab Portugal jarang menang diwaktu normal 2 kali 45 menit, hanya mengandalkan satu bintang (CR7), dan komentar negatif lainnya. Apapun itu toh kenyatannya mereka ditakdirkan menang. Setajam apapun komentar yang terlontar, mereka justru sedang asik menikmati euforia kemenangan. Kita? Dapat apa dengan berkomentar miring tadi? Kepuasan? Ketenangan? Atau kemenangan?

Terlepas suka atau tidaknya hal tadi, itu urusan perspektif masing-masing. Siapapun kita harus sadar, menang dan kalah itu takdir yang harus bisa kita terima pada akhirnya. Tidak ada jaminan kerja keras kita akan selalu membuahkan hasil. Apalagi yang tidak bekerja keras. 

Bagaimana mendominasinya Perancis yang begitu diunggulkan karena selaku tuan rumah, pemain bertabur bintang, statistik permainan yang memukau, justru harus menerima kenyataan dikalahkan tim yang hanya mengandalkan satu bintang dengan gaya bermain simpel bahkan mungkin membosankan. Secara hitung-hitungan skor, Peranci lebih banyak unggul dibanding Portugal. Tapi apa daya, takdir berkata lain.

Hal ini meningatkan kita pada selama apapun kita pacaran, akan kalah sama mereka yang lebih cepat melamar. :)

So, jangan dulu tertawa saat kemenangan belum dalam genggaman. Karena pemenang adalah mereka yang tertawa belakangan.





0 komentar: