Terlahir menjadi anak average & minderan bukan semata salah ibu mengandung. Atau salah semesta yang tak mendukung. Apa yang tampak ...

Menyingkirkan Mereka Yang Mencoba Menusuk Dari Belakang


  • Terlahir menjadi anak average & minderan bukan semata salah ibu mengandung. Atau salah semesta yang tak mendukung.
  • Apa yang tampak pada diri kita saat ini adalah karena ada faktor bawaan (genetik) sekaligus tempaan lingkungan tempat kita tumbuh. Jika lingkungan baik, image kita tidak dipastikan baik. Pun sebaliknya.
  • Hidup penuh keberagaman. Sekalipun kita baik, tentu pernah atau akan mendapat yang tidak baik. Bukan soal ketidakadilan hidup. Tapi lebih mengajarkan kita cara bersikap dab belajar. Belajar dari yang tidak baik dan menyikapinya dengan bijak dan baik.
  • Bagaimana kalau kita sudah berusaha baik, tapi lingkungan malah membalik? Awalnya saya pikir tidak mengenakan karena merasa ada ketidakadilan. Ingin rasanya menyingkiran para kepiting (mereka-mereka yang mencoba menusuk dari belakang) dengan cara yang sama. Berbagai bela diri pernah diikuti. Latihan senjata pun sama. Motifnya, untuk menghadapi dan menyingkirkan para kepiting tadi. FYI jika beberapa kepiting dimasukan ke dalam wadah, dimana ada satu kepiting yang mencoba keluar dari wadah tadi akan diseret dan ditarik kembali oleh kepiting lain. Mental kepiting menunjukkan dengki dan SMS (Senang melihat orang susah. Susah melihat orang senang).
  • Setelah dipikir ulang, cara tadi tidak akan menemui titik temu. Hanya memicu peperangan semata. Satu-satunya cara menyikapi para kepiting tadi dengan terus melakukan kebaikan kepadanya seperti yang telah Rasul ajarkan sekalipun yang dihadapi adalah para pembenci dan pendengki.
  • Dengan kita melakukan kebaikan kepadanya, sementara mereka sebaliknya kepada kita. Beberapa orang akan menerka kita tak habis pikir. Mereka menjelekkan kita terang-terangan, sementara kita terus membicarakan kebaikan mereka dan berbuat baik kepadanya. Dan perlahan tapi pasti, orang akan menyadari mana yang benar-benar benar, baik, dan tulus bukan modus.
  • Trust me. It's work!

0 komentar: