Header Ads

ad

JENUH



Hal yang lumrah kita alami ditengah padatnya rutinitas yang menyita waktu. Bahkan seorang profesional sekalipun pasti pernah merasakan jenuh. Termasuk Rio Febrian. :D Melakukan hal rutin berulang-ulang, tanpa ada sentuhan variasi dan inovasi membuat semakin cepat jenuh mendekat. 

Manusia adalah makhluk yang menyukai hal dinamis. Butuh sesuatu yang baru setiap waktunya. Karena menurut Einstein, adalah hal gila jika kita ingin mendapatkan hasil berbeda namun dengan cara-cara yang sama. Melakukan hal baru juga bisa memicu kreativitas baru yang sebelumnya belum kita lakukan. Dan itu bisa dilakukan ditengah jenuh melanda.

Hal yang bisa kita lakukan saat jenuh mengunci diri adalah keluar sejenak dari rutinitas. Buatlah pitstop. Lupakan sementara hal yang bisa menambah jenuh, terutama soal pekerjaan. Kita bisa untuk sementara meninggalkan keramaian dunia maya untuk berpadu dengan dunia nyata, menyingkirkan semua hal yang menyangkut pekerjaan, mencari hal baru bisa dengan berlibur ke tempat baru, melakukan hal yang belum dilakukan, atau hal apapun yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Dengan menemukan dunia baru, kita bisa merasakan luasnya dunia dan rasa syukur. Saat kita dihinggapi rasa jenuh karena bekerja, diluar sana justru ada seseorang yang sudah lama menanti pekerjaan. Segala usaha sudah dilakukannya, kesana kemari membawa lamaran yang tak kunjung diterima. 

Selain hal yang disebut diatas, saat jenuh mendekat kita bisa bertanya pada diri kita perihal alasan terkuat kita melakukan suatu hal. Misal kita jenuh dengan pekerjaan. Pastikan kita tahu diawal tujuan utama dana alasan terkuat kita kenapa kita harus bekerja dan mengapa harus di perusahaan tersebut kita bekerja. Jangan sampai kita tidak bisa menjawabnya.

So, jenuh adalah manusiawi. Hal biasa yang bisa jadi tidak biasa jika kita tidak bisa mengatasinya. Salah-salah mengatasi, bisa-bisa malah tenggelam dalam kejenuhan yang tak kunjung menemukan titik temu. Titik dimana kita bisa melawan jenuh.

No comments