Jangan pernah bekerja untuk perusahaan, jika tidak ingin seperti ini! Persaingan dunia kerja yang semakin super ketat, memaksa ki...

JANGAN PERNAH BEKERJA UNTUK PERUSAHAAN



Jangan pernah bekerja untuk perusahaan, jika tidak ingin seperti ini!

Persaingan dunia kerja yang semakin super ketat, memaksa kita untuk bisa memberikan nilai lebih pada kompetensi. Hanya dengan mengandalkan kemampuan yang biasa-biasa, tidak cukup bisa menarik minat perusahaan untuk merekrut kita. Satu-satunya cara untuk terus bertumbuh, adalah dengan menjadi pembelajar. Hidup memang keras kawan, kitanya yang jangan lembek. Jika kita keras pada hidup, hidup akan melunak. Sebaliknya, jika kita lunak pada hidup, hidup akan keras pada kita.

Banyak orang berpikir, untuk menarik minat perusahaan dibutuhkan kerja keras dan exstra miles. Setelah menjadi bagian dari perusahaan yang dilamar, tak heran banyak yang kerja keras mati-matian demi terus dilirik, diperhatikan, dan menjadi sorotan perusahaan. Meskipun tidak sedikit yang jilat sana-sini, sikut sana-sini demi menggapai citanya. Ada yang kerja keras tak mengenal waktu, hobi ngelembur, bermuka manis di depan atasan, dan melakukan hal apapun demi mencari posisi di perusahaan. Apapun alasannya, kondisi ini akan selalu ada,

Btw, untuk siapa kita bekerja mati-matian tanpa mengenal waktu? Jika jawabannya untuk perusahaan, seandainya kita sakit apakah perusahaan akan peduli? Ya, peduli. Tapi sepenting apapun posisi kita, jika sutu hari kita sakit atau meninggal, perusahaan akan mencari orang untuk mengganti posisi kita. Dan kondisi perusahaaan akan normal dan berjalan kembali seperti semula, karena kita toh tidak sepenting yang kita bayangkan. Sementara kita? Hanya akan menghabiskan waktu di ranjang demi kesembuhan. Bahkan keluarga kita sedih dan kehilangan jika itu terjadi.

Jika kita mati-matian kerja keras, rela lembur tanpa digaji, rela menghabiskan waktu di kantor, hanya untuk alasan ingin memajukan perusahaan, namun ternyata semua ide dan usaha yang kita keluarkan tadi ditolak, diabaikan, dan tidak dihargai atasan. Apa yang dirasakan? Sakitnya tuh disini!

Bekerja untuk perusahaan hanya akan membuat kita kecewa dan sakit hati. Lebih baik bekerjalah untuk mendapat ridho Allah (Lillah) supaya gak lelah dan bernilai ibadah biar berkah. Lalu, bekerjalah untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman. Karena jika kita bekerja untuk dua hal tadi, seberapa sering ide kita ditolak atasan pun, kita tidak akan keewa. Justru kompetensi kita akan bertambah dan meningkat. Beda jika kita bekerja karena memang untuk perusahaan. Atasan kita bahkan tidak tahu sekecil apapun yang kita lakukan, pengorbanan yang telah kita lakukan, dan resiko yang pernah kita terima. Mungkin saja mereka hanya menilai kita dari secarik kertas yang kita sebut data, entah itu dinilai dari nilai-nilai ujian atau tes yang diberikan perusahaan semata.

So, mulai sekarang. Jangan pernah bekerja untuk perusahaan, jika kita tidak ingin merasakan seringnya mendapat kekecewaan :)




0 komentar: