Persaingan dunia kerja yang begitu ketat, memaksa kita untuk mampu beradaptasi disetiap pekerjaan apapun. Tak cukup disana, kemampuan...

Untuk Kamu Yang Kerjanya Tidak Sesuai Jurusan Kuliah



Persaingan dunia kerja yang begitu ketat, memaksa kita untuk mampu beradaptasi disetiap pekerjaan apapun. Tak cukup disana, kemampuan tambahan lain diluar gelar yang diperoleh pun tidak kalah dibutuhkan. Untuk saat ini gelar dan ijazah saja tidak akan cukup untuk menarik minat utamanya perusahaan. Hanya mengandalkan dua hal tadi Tanpa ada kemampuan lain atau spesialisasi lain, rasanya sulit untuk bisa mempromosikan diri.

Kuliah memang bukan tempat untuk sekedar mencari kawan, jodoh, mendapat gelar dan ijazah lain. Tapi lebih dari itu, kita harus mampu sebisa mungkin melakukan hal untuk bereksplorasi di luar perkuliahan tadi. Simpelnya melakukan hal yang luar biasa meski dimulai dari yang biasa. Bagi yang masih kuliah, jangan hanya mengadopsi prinsip KUPU-KUPU (Kuliah Pulang Kuliah Pulang). Sebasi mungkin manfaatkan masa muda kita untuk terus mencari potensi bahkan jati diri.
Bagi yang suka olahraga, bisa dicoba gabung organisasi olahraga. Atau organisai lain sesuai minat. Baik di dalam maupun di luar kampus. Atau alternatif lain, bisa jadi volunteer event yang diadakan kampua maupun luar. Selain bisa menambah pengalaman, bisa juga buat menjalin relasi. Itu yang utamanya.

BTW ditengah persaingan dunia kerja yang super ketat kini, kita pasti sering menemukan orang-orang yang tersasar. Maksudnya mereka-mereka yang kerjanya kini tidak ada relevansinya dengan ilmu yang diambil semasa kuliahnya. Contoh saja, ada mereka yang kuliahnya ngambil jurusan Teknik Perminyakan, tapi kini kerja di perbankan. Ada yang ngambil jurusan hukum, kini jadi staff marketing. Ada yang ngambil Teknik Informatika, kini jadi Pengusaha. Dan mungkin masih banyak contoh lainnya. Bisa juga kalian masuk disini.

Di luar cibiran atau suara sumbangan yang meneriakan relevansi dan menanyakan status pekerjaan kita yang kontrak dengan background pendidikan kita. Woles aja guys. Selama kita bisa beradaptasi dengan pekerjaan, dan hasil kinerja kita memuaskan. Toh yang bayar kita bukan mereka-mereka yang berteriak menyuarakan suara falsnya.

Daripada jadi murung dan buat minder. Lebih baik kita sikapi positif dan ambil hikmahnya dari apa yang kita peroleh. Untuk kamu yang saat ini karirnya tidak nyambung dengan background pendidikannya. Berikut 5 keuntungan bekerja dengan beda background pendidikan:

1. Menambah ilmu baru
Moment ini bisa dimanfaatkan untuk menambah ilmu dan wawasan yang baru. Disini kita dipaksa jadi pembelajar sejati. At least dengan banyak ilmu, banyak hal baru yang kita dapat. Kebayang kan kita nantinya dibentuk jadi multi talenta? :)

2. Belajar cepat beradaptasi
Mendapatkan pekerjaan yang berbeda background, selain bisa menambah ilmu baru juga bisa menjaring relasi baru. Dari sini kita dipaksa belajar untuk bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Setidaknya pas kita dapat Teman baru, topik pembicaraan jadi variatif, tidak akan yang itu-itu saja. Lain halnya jika background kita IT, kerja di lingkungan IT, topik pembicaraan ujung-ujungnya dan mentok-mentoknya koding lagi koding lagi. :)

3. Siap dengan persaingan
Mendapatkan pekerjaan yang berbeda dengan background pendidikan, tentunya melatih mental kita dalam menghadapi persaingan. Setidaknya kita dipaksa Keep Fight jika ingin bertahan dan mendapatkan karir yang diinginkan. Pastinya jika kita lulus dalam ujian semua tadi, kita lebih siap dalam menghadapi persaingan. :)

Nah daripada sibuk ngeladeni yang nyinyir dan keasyikan mendengarkan suara sumbang dari mereka-mereka para penyinyir. Lebih baik keep smile dan keep fight. Karena selalu ada hal positif jika kita mau terus optimis 

0 komentar: