Serius. Ini bukan admin! Tidak bisa dipungkiri, memiliki paras tampan alias ganteng memang menyenangkan. Bagaimana tidak, kita bisa...

Jadi Ganteng Memang Menyenangkan. Tapi Susah Dijalani!

Serius. Ini bukan admin!


Tidak bisa dipungkiri, memiliki paras tampan alias ganteng memang menyenangkan. Bagaimana tidak, kita bisa lebih mudah diterima lingkungan termasuk, para ladies, calon mertua, calon client, hingga para fans, selama perilaku kita pun setampan paras kita. Kabar kurang enaknya, tidak semua cowok di dunia ini terlahir dikaruniai paras ganteng. Beberapa ada juga yang seperti kita, bukan selebritis, bukan juga tokoh publik. 

Tapi tenang dulu gan, jangan emosi dulu. Masih ada kok beberapa orang yang memegang teguh budaya eropa  prinsip "don't judge the book by its cover". Diluar sana tidak selalu orang menilai kita dari tampilan fisik luarnya saja. Ganteng itu hanya titipan dan ujian. Titipan karena tidak selamanya kita berparas ganteng. Suatu hari nanti kita pun akan merasakan tua ganteng kita akan pudar dimakan keriput. Ujian, karena disanalah kita harus menyeimbangkan antara paras kita dengan intelegensi kita. Hehehe.

Percaya atau tidak, ganteng bukanlah satu-satunya modal utama kita untuk mendapatkan yang kita mau. Buktinya saja bisa lihat faktanya disekitar kita. Pernah lihat cewek cantik yang digandeng cowok dengan wajah KW3? Nah karena ganteng bukanlah segalanya, selama kita punya kualitas lain seperti dibawah ini, kita layak mengalahkan mereka. So, tak perlu minder. :)


Hormat pada sesama adalah tanda kita berkarakter dan patut jadi teladan.

Yang lebih ganteng banyak. Jadilah yang unik!

Yang lebih ganteng banyak. Tapi yang bisa mengimbanginya dengan attitude tentu bisa dihitung. Disaat kita tidak bisa mengalahkan mereka lewat paras, kita bisa mengalahkannya lewat attitude yang baik. Itu akan menjadi nilai plus kita. Bagaimanapun semaksimal mungkin usaha kita, tidak akan bisa mengubah bentuk paras kita. Kecuali jika kita rela melakukan operasi plastik. 

Ingat! Sesuatu yang tampak bisa terlihat dari yang tidak tampak. Aura pesona kita akan terpancar dari inner beauty kita. Yang paling utama tentu kita harus hormat pada orangtua. Merekalah yang membesarkan, mendidik, dan membentuk karakter kita. Sebagai anak yang berbakti tentu ingin memberikan yang terbaik bagi mereka. Berapapun waktu yang diberikan, rasanya tidak akan cukup bagi kita untuk membalas semua jasanya. So, hormatilah mereka. Selanjutnya hormatilah orang lain dan lingkunganmu. Bagaimanapun lingkungan turut serta membentuk karakter kita. Dari sanalah kita belajar ilmu sosial. Sebagai manusia sosial, tentunya kita saling membutuhkan satu sama lain. Jadi sudah seharusnya kita menghormati mereka. 


Wajah boleh kurang beruntung. Tapi pastikan kita bertanggung jawab pada pilihan hidup.

Hidup kadang tak seindah yang direncanakan. Tapi bertanggungjawab pada pilihan kita itu harus!

Sebagai cowok yang notabenenya calon pemimpin keluarganya nanti, sudah seharusnya mampu mengukur dan mengetahui resiko dari setiap pilihan yang diambil. Apapun hasilnya nanti, bertanggung jawablah pada pilihan tadi. Seperti kata pepatah "dibalik kekuatan besar terdapat tanggung jawab yang besar pula".


Meskipun pintar tetaplah rendah hati, tapi tidak rendah diri

Karena ganteng saja tidak cukup!

Cowok ganteng dan pintar, mungkin banyak. Tapi yang rendah hati dan tidak sombong bisa dihitung. Walaupun paras kita kurang beruntung, kalau kita pintar, rendah hati, mau menolong dan selalu berbagi itu akan menjadi poin plus untuk kita. 

Memang terkesan klise dan naif. Tapi percayalah, dengan kesabaran semuanya akan gonna be ok! So, tidak perlu pamer dengan semua yang dimiliki. 


Optimis dan percaya diri akan menolongmu disaat orang lain meragukanmu

Tetap optimis walau hidup kadang tak manis

Sebagai cowok, dilarang lebay dan berisik. Mengomel, mengutuk keadaan, dan mencari kambing hitam bukanlah sikap seorang pria. Lebih baik fokus pada solusi dan selalu mengambil hikmah disetiap permasalahan. Tanpa berhenti sampai disitu, kita pun harus yakin jika semuanya akan cepat pulih dan membaik jika kita optimis dalam berusaha. Tentunya dibarengi dengan percaya diri yang cukup. Kenapa harus cukup? Karena kalau kelebihan jadinya lebay dan kalau kurang jadinya minder. :)


Berkata baik dan hangat adalah modal menjalin relasi

Berkata baiklah atau diam!
Berkata baik disini bukan hanya santun dan sopan dalam berkata. Tetapi apa yang kita ucapkan harus mengandung manfaat. Jika tidak ada manfaatnya lebih baik diam. Sebagai cowok yang high quality, harus tahu cara komunikasi yang efektif. Artinya mampu "think before speak". Apa yang akan disampaikannya haus dipikir matang-matang supaya isi pesannya mudah diterima dengan baik oleh lawan bicaranya. Selain itu menjadi pribadi hangat yang peduli pada lingkungan akan melengkapi poin kita. Mau berbaur dan komunikatif selama dalam konteks positif akan menjadikan lawan bicara kita segan dan respect pada kita. 


Ubah marah menjadi ramah dan keep smile :)

Senyum adalah jarak terdekat antar seseorang

Senyum yang tulus dengan yang bukan akan terlihat dan terasa oleh si penerimanya. Kira-kira foto kakek yang senyum diatas termasuk senyum yang tulus atau bukan? Kurangi marah-marah gak jelas dan berlebih. Mulailah melatih senyuum yang tulus. :)

Nah, itulah kualitas yang bisa kita asah dan latih. Mungkin saja kita sudah memiliki beberapa kualitas tadi, namun belum sempat kita poles karena kita terlalu fokus pada kelemahan diri. Tentunya kualitas diri diatas jauh lebih penting dari sekedar paras tampan rupawan yang bisa pudar dimakan usia. So, sudah dimaksimalkan kualitasnya?

1 komentar: