Header Ads

ad

7 Kunci Jawaban Saat Ditanya Kapan Nyusul



Minggu-minggu ini banyak undangan khitanan nikahan ngantri di daftar tunggu, seperti orang-orang yang rela mengantri demi mendapatkan foto dan tanda tangan saya tokoh idolanya. Banyaknya undangan tadi bukan karena tahun ini adalah tahun kambing, bulan sekarang bulan penuh cinta, atau hari ini adalah hari keberuntungan. Melainkan karena faktor U yang semakin bertambah. Memang wajar, banyak orang mempertanyakan status kita di usia yang sedang lucu-lucunya dan tumbuh kembang ini. Bagi sebagian orang, pergi ke acara nikahan itu bisa menjadi ajang silaturahim, reuni kecil-kecilan, cari muka, cari jodoh, cari client, hingga cari makan gratis. Untuk yang terakhir, tidak selalu tapi sering berharap.

By the way, ada yang tahu perbedaan ekspresi pria dan wanita saat mendapat kartu undangan pernikahan? Jadi begini, wanita saat mendapat kartu undangan, mereka akan berekspresi penuh harap sambil membayangkan dan bertanya-tanya pada dirinya: 
"aku kapan ya?"
"nanti kartu undangan ku seperti apa ya?"
"resepsinya nanti mau seperti apa ya?", dan lain-lain. 
Dengan ekspresi penuh harap tadi, mereka punya ekspektasi jika mereka pun ingin segera merasakan momen jadi "ratu sehari". Lain halnya dengan pria. Makhluk yang satu ini, begitu mendapat undangan pernikahan langsung memasang ekspresi penuh kecemasan. Dan yang selalu dibayangkannya adalah:
"Mudah-mudahan bukan dia" sambil merem melek ngintip nama mempelai di undangan tadi.

Mungkin bagi kalian yang mau pergi ke acara undangan pernikahan, terlebih bagi para single fighter A.K.A jombl*, harus menyiapkan mental dan telinga yang kebal untuk menghadapi dan menajaw pertanyaan "kapan nyusul?" RIGHT? Sebagian bingung menghadapinya, jenuh dengan pertanyaan yang mereka tanyakan, geram dengan sindiran halus mereka, ataupun dongkol karena pertanyaan yang diajukan pada kita selalu berulang. Yeah. Sebelum kebingungan itu datang, berikut 7 Jawaban Kreatif Untuk Menjawab Pertanyaan Kapan Nyusul:

1. "May"
May be YES May be NO. Jawaban ini mungkin sudah terlalu mainstream dan tidak up-to-date lagi. Biasanya orang-orang yang masih kebingungan, belum punya rencana, hingga belum mempersiapkan jawaban lain akan memilih jawaban nomor satu ini.

2. "Minggu depan kalau gak hujan"
Ini jawaban yang cukup fresh. Biasa dijawab oleh mereka yang memiliki selera humor tinggi yang berprinsip hidup itu jangan terlalu serius. Santai aja, asal serius. Jangan kebalik ya!

3. "Nanti pas ijab kabul"
Yang ini juga cukup cerdas jawabannya. Sambil mengalihkan perhatian dari pertanyaan tadi, jawaban ini dirasa lebih masuk akal dari jawaban diatas sebelumnya. Biasa dijawab mereka-mereka yang terkesan cool.

4. "Cooming Soon"
Biasa digunakan para sosok (pria/wanita) misterius, bisa juga para penggemar film. 

5. "Stop bertanya kapan nikah. Bawakah saya calonnya!"
Jawaban yang cukup lugas dan jelas. Jadi bingung, apakah jawaban ini sering digunakan mereka-mereka yang menyukai tantangan atau oleh para proklamator.

6"Lebaran depan"
Sambil berharap menungu waktu dan persiapan untuk segera menyusul, rasanya jawaban ini cukup menjawab pertanyaan tadi dengan cukup bijak. Jawaban ini biasa digunakan mereka-mereka yang jadi Bang Toyib. Waktu satu tahun memang bukan yang sebentar, tidak terlalu lama pula untuk mengurusi semua rencana dan persiapan. 

7. "Kamu kapan?"
Jika ke-4 jawaban diatas masih dirasa kurang puas, sementara si penanya semakin agresif dan kepo stadium 4 menanyakan pertanyaan yang menggelisahkan tadi, kita bisa menggunakan jawaban ini untuk membungkamnya. Hal ini bisa terjadi jika si penanya sama nasibnya seperti kita "single fighter". Jawaban ini bisa membungkam mereka dengan elegan dan memenangkan kita dengan cara yang hormat. Hehehe

Well, terlepas dari 5 jawaban tadi itu alibi atau bukan, yang pasti kita pun harus punya rencana sendiri guys. Karena, mau sampai kapan kita mengelak dan berpaling dari pertanyaan tadi? So, jika sudah punya rencananya, jadi kapan kalian nyusul? :D

No comments