Header Ads

ad

Tidak Punya Malu



Seperti kita tahu, saat ini kita hidup di zaman yang serba cepat. Mulai dari informasi yang bisa diakses dengan cepat hingga sampai tingkat tumbuh kembang remaja sekarang yang cepat mengalami pubertas. Melihat pergaulan remaja-remaja saat ini, bisa dibilang sebagai orangtua pastinya was-was melihat berbagai pemberitaan yang melibatkan para remaja. Memang jika kita lihat saat ini, etika bergaul mereka sudah tidak lagi digunakan. Ada yang lupa dari saking asyiknya bergaul dengan lawan jenis hingga membuatnya buta pada norma-norma agama dan sosial. Memang tidak semua pergaulan remaja seperti itu, tapi jelas realitas menunjukkan seperti itu.

Saya selalu miris jika melihat dua anak remaja berlainan jenis dengan santai dan acuhnya bermesraan ditempat umum. Tanpa ada rasa risih, takut, hingga gerah. Bagaimana mungkin mereka takut memikirkan dosa sedangkan mereka pun sudah tidak tahut lagi dengan norma sosial. Seakan rangkulan, pelukan, belaian, bahkan pegang sana-sini (kerajinan tangan) sudah biasa dilakukannya. Sebuah aktivitas yang bisa menjadi kebiasaan dan terbiasa melakukannya jika kita selaku masyarakat dan orangtua khususnya membiasakannya.

Rambut gaya alay, pakaian ala distro, motor moge-mogean dengan knalpot yang tak jelas asal-usulnya, seakan dipakai gagah-gagahan bak coboy macho. Uang hasil menadah orangtua mereka hamburkan hanya untuk mendapat kesenangan sesaat yang bahkan bisa berakhir laknat. Naudzubillah. Belum nikah sebutannya sudah papa-mama. Berani pegang-pegang walau akad belum dikumandang. Berlagak seperti seorang suami, tapi segalanya masih dalam kendali mami. Posesif pada pasangannya, seakan pasangannya adalah haknya. Gelisah jika tak ada kabar, resah jika diabaikan. 

Tentunya mereka adalah korban. Korban dari apa? Yang pasti korban media. Sekarang darimana sih mereka dapet inspirasi seperti itu? Kalau gak dari internet ya dari TV. Banyak sinetron anak sekolahan memakai baju seragam, tapi tak satu pun tayangan yang membahas tentang pelajaran. Isinya hanya hedonisme kaum remaja dan percintaan yang salah penempatan. Tulisan ini untuk kalian atau bahkan kita semua yang merasa saja. Yang tidak merasa jangan sewot :) Yuk membuka mata, hati, dan telinga. Umur kalian masih panjang. Kalau hari ini hari terakhir kalian diizinkan hidup, apa yang sudah kalian perbuat dan kebahagianan apa yang belum pernah kalian kasih pada orangtua kalian?


No comments