Header Ads

ad

Allah Maha Tahu, Kita Yang Sok Tahu



Rezeki sering datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Ya, memang benar. Karena yang namanya rezeki itu misteri. Rezeki bukan hanya berupa materi, tetapi segala hal yang kita dapatkan dan Allah karuniakan adalah rezeki. Tidak seorang pun bisa menebak rezekinya masing-masing, atau bahkan tahu menahu soal takaran rezeki miliknya. Saat kita mempercayai peramal yang meramalkan akan rezeki kita, sama halnya kita bertanya pada orang bodoh. Bagaimana tidak, rezeki itu misteri. Hanya Allah yang mengetahuinya. Allah itu Maha Tahu, sedangkan manusia itu sok tahu. Kalau memang peramal tersebut bisa meramalkan rezeki atau nasib orang lain, apakah dia bisa meramalkan nasibnya sendiri? Kalau bisa lalu kenapa mereka tidak kaya-kaya? Hehe

Banyak diantara kita yang mempersempit arti rezeki itu menjadi harta atau materi. Dan banyak pula orang yang berpendidikan tinggi, bergelar, dan bertahta tinggi tapi masih percaya pada tukang ramal untuk diramalkan nasibnya. Entah itu untuk menjadi public figure, caleg, hingga profesi lainnya. Bagaimana mungkin, manusia yang notabenenya makhluk ciptaan Allah tahu menahu soal masa depannya. Logikanya begini, siapa yang menciptakan FB? Mark Zuckerberg kan? Yang paling tahu soal seluk beluk FB, pastilah penciptanya. Tidak mungkin orang lain. Lalu, apakah kita tidak percaya pada yang menciptakan kita? Sang pencipta akan selalu lebih tahu dan lebih memahami apa yang diciptakannya.

So, jangan pernah merasa sok tahu akan nasib dan rezeki seseorang. Karena bisa jadi saat kita merasa sok tahu seperti itu, secara tidak sadar kita telah mensejajarkan diri kita dengan Tuhan. Yuk, bersyukur.

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

No comments