Header Ads

ad

Belajar Dari Flappy Bird



Bahagia itu tidak cukup dilihat tanpa merasakan. Sebab ada orang yang terlihat kaya seperti bahagia, tetapi sesungguhnya hatinya rapuh dan kering kerontang. Bahagia itu bukan hanya soal mendapatkan segala hal yang kita inginkan. Sebab ada seseorang yang telah mendapatkan apa yang diinginkannya, tetapi hidupnya terasa sepi dan hampa. Bahagia itu .............................................. Silahkan deskripsikan sendiri.

Bahagia itu bukan untuk dijemput, ditunggu, apalagi dibiarkan begitu saja. Bahagia itu kita yang ciptakan. Banyak orang akan merasa bahagia begitu mendapatkan apa yang diimpikannya, tetapi setalh semuanya didapat terkadang mereka lupa makna bahagia itu sendiri. Misalnya, kita akan merasa bahagia jika kita sudah punya mobil. Apakah bisa menjamin pasti bahagia jika kita sudah mendapatkan mobil? Hmmmmm seringnya sih setelah dapat mobil yang itu, inginnya dapat mobil yang lain yang lebih dari itu. :) Daripada kita terus menerus mengharapkan apa yang belum kita miliki, lebih baik syukurilah apa yang kita miliki saat ini. Kalau toh, kita belum juga mendapatkan apa yang kita inginkan, itu memang belum waktunya untuk kita miliki. Sebab waktu yang tepat tidak akan datang dipercepat.

Akhir-akhir ini Flappy Bird sedang menjadi perbincangan publik di dunia maya. Ada yang sudah tamat sampai level 100? Hehe. Flappy Bird mungkin hampir sama dengan angry bird, hanya saja tampilan dan jenis tantangannya yang berbeda. Bisa kita lihat, begitu sederhananya tampilan flappy bird, dan cara memainkannya pun sangat sederhana. Kita hanya mengetuk-ngetuk layar smartphone untuk menggerakan burung tersebut agar tidak sampai membentur pipa-pipa yang menjadi rintangannya. Ya, sederhana memang tetapi bisa membuat pemainya menjadi "angry". But it's just a game. Pelajaran yang bisa didapat dari flappy bird tersebut adalah, untuk menemukan keceriaan dan kesenangan tidak perlu dengan cara-cara mewah dan wah. Terbukti dengan permainan sederhana seperti flappy bird pun bisa membuat pemainnya terhibur meski mereka sedang mengalami permasalahan hidup. 

So, untuk bahagia kita harus menciptakannya. Dan salah satunya adalah belajar dari kesederhanaan. :)

No comments