Jika Anda disuruh memilih, Anda pilih uang atau mesin pencetaknya? Tanpa disuruh pun pasti Anda akan memilih mesin pencetaknya :D Atau...

Pilih Uang Atau Mesin Pencetaknya?



Jika Anda disuruh memilih, Anda pilih uang atau mesin pencetaknya?
Tanpa disuruh pun pasti Anda akan memilih mesin pencetaknya :D Atau mungkin uangnya? Itu pilihan Anda.

Hidup itu pasti bertumbuh dan pasti naik tingkatan naik pula ujiannya. Ketika kita SD, ujiannya pun disesuaikan. Tidak mungkin saat kita SD ujiannya disetarakan dengan SMA. Hidup itu penuh dengan pembelajaran. Dulu kita tidak mampu membaca dan menulis, sekarang kita sudah mampu melakukan keduanya. Setelah lulus SD kita melanjutkan ke SMP. Lulus SMP berlanjut ke SMA. Setelah lulus SMA, ada yang berlanjut ke perguruan tinggi ada juga yang tidak. Dan setelah lulus kuliah, pasti mencari pekerjaan. Entah itu mencari pekerjaan atau membuat lapangan pekerjaan, dua-duanya baik selama niatnya benar.

Sebenarnya apa sih yang kita cari dalam bekerja? Ibadah? Iya. Selain ibadah pastinya kita menginginkan kehidupan yang lebih baik, baik dari segi ilmu maupun materi. Ada yang kerja karena ingin gaji yang tinggi, karir cemerlang, masa depan gemilang, perusahaan bonafit, dan berbagai macam dalih dan alasan. Salah? Tentu tidak. Tetapi itu bisa jadi masalah jika kita tidak tahu apa tujuan dasarnya.

Kita menginginkan gaji tinggi itu wajar. Tapi sebelum mendapatkan itu semua, apakah skill, pengalaman, dan kontribsi kita sudah setara dengan nilai gaji yang kita inginkan? Intinya kita kerja itu untuk mencari ilmu. Dan ilmu itu bisa berupa skill, pengalaman, dan relasi. Nah, ketiga itulah yang diibaratkan sebagai mesin pencetak uang. Karena ketika kita sudah tidak lagi bekerja di perusahaan yang kita duduki sekarang, gaji bisa dengan mudah mengejar kita. Tetapi jika kita kerja hanya mengejar gaji, maka skill, pengalaman, dan relasi akan menjauh. Dan itu sama halnya kita hanya mendapatkan uang. Sebanyak apapun uang yang kita miliki, pasti akan habis dengan berjalannya waktu. Tetapi jika kita punya mesin pencetkanya, kapan pun kita mau kita bisa mencetaknya dengan suka-suka. :) 

So, sekarang Anda pilih yang mana? Itu pilihan Anda. Jangan sampai menyesal dengan pilihan Anda.

0 komentar: