Berakhirnya penanggalan 2013 seharusnya mampu membuat kita bersyukur karena kita mampu meninggalkan segala bentuk hal yang dilarang All...

Memaknai Yang Bermakna



Berakhirnya penanggalan 2013 seharusnya mampu membuat kita bersyukur karena kita mampu meninggalkan segala bentuk hal yang dilarang Allah. Bagi sebagian orang, tahun baru adalah momen yang ditunggu-tunggu untuk membuat resolusi. Namun terkadang semua lupa berucap syukur atas segala nikmat yang telah diberiNYA. 

Sadarkah kita, kita bisa menghirup nafas sampai penghujung tahun ini karena kuasa siapa?
Berapa banyak waktu yang terbuang selama kita terbuai dalam nikmat dunia?
Berapa banyak perintahNYA yang kita langgar selama kita masih bernyawa?
Dan ketika semuanya terjadi jangan sampai kita menuggu penyesalan
Karena waktu tidak akan pernah mengulang
Kita bisa membeli arloji dengan harga fantastis tapi kita tidak bisa membeli waktu
Merugilah kita yang sering membuang waktunya
Karena diluar sana banyak saudara kita yang merasa kekurangan waktu
Sementara kita mempunyai banyak waktu 
Tapi mengapa kita tidak mau memanfaatkan dengan sebaik-baiknya?

Malam pergantian tahun baru selalu dipenuhi mereka-mereka yang merayakannya. Dan kebanyakan dari mereka hanya sekedar ikut-ikutan tanpa tahu makna dan tujuan jelasnya.

Saat malam pergantian tahun tinggal hitungan detik. Suara hingar bingar mulai menggelegar. Petasan, kembang api, maupun terompet seakan mampu menghipnotis mereka yang sedang merayakannya. Dan hipnotis itu mampu membuat mereka melupakan segala bentuk permasalahannya mulai dari urusan hutang, konflik keluarga atau kolega, hingga ke bentuk ibadah yang wajib hukumnya. Namun itu hanya sesaat dalam kesesatan. Bagaimana dengan hari esoknya? Sama. Mereka pun akan kembali kepada permasalahan yang sedang menimpanya. 

Jangan terbuai dengan kesenangan dan nikmat yang sesaat. Jangan tunggu hari esok untuk melakukan perubahan. Karena tidak akan ada yang tahu besok kita masih bisa bernafas atau tidak. Hidup hanya sekali, bermanfaat selamanya.

Sebelum kita melakukan sesuatu, pastikan kita tahu dan memahami ilmunya. Jika tidak tahu, cari tahu atau diam! Bisa jadi yang kita anggap itu baik tapi bagiNYA buruk begitupun sebaliknya apa yang kita angga buruk tetapi menurutNYA itu baik untuk kita. Karena baik belum tentu benar. So, lakukanlah yang baik dan benar. Karena lebih baik kita mencari dan melakukan kebenaran daripada sibuk mencari pembenaran :)

0 komentar: