Entah dari mana datangnya tanggal 22 desember dijadikan sebagai "Hari Ibu". Namun yang pasti jangan jadikan hari ibu sebaga...

Maunya Ibu



Entah dari mana datangnya tanggal 22 desember dijadikan sebagai "Hari Ibu". Namun yang pasti jangan jadikan hari ibu sebagai ajang pamer perhatian kepadanya hanya pada satu hari itu. Jadikan itu pengingat untuk ibu dan anak-anaknya agar lebih menghormati dan memuliakan posisi ibu. Karena setiap ibu pasti wanita, tetapi tidak semua wanita bisa menjadi ibu (yang baik).

Berikut 5 sederhana untuk membahagiakan ibu:

1. Mendo'akannya
Sudah pasti hal ini menjadi utama. 
Dalam Hadits disebutkan: 

"Wahai Rasulullah, siapakah diantara manusia yang paling berhak untuk aku berbuat baik kepadanya?" Rasulullah menajwab "Ibumu". "Kemudian siapa?" Tanya lagi. "Ibumu" jawab lagi. Kembali orang itu bertanya "Kemudian siapa?" "Ibumu". "Kemudian siapa?" tanya orang itu lagi. "Kemudian ayahmu" jawab Rasulullah. (HR. Bukhari Muslim)

Disini ibu disebutkan Rasul 3x baru ayah 1x. Karena ibulah yang mendidik anaknya dalam porsi yang lebih besar. Dia telah mendo'akan kita, maka sudah seharusnya kita pun selalu mendo'akannya.

2. Menemaninya
Saat ibu kita sudah tua, bukan materi yang dia inginkan, melainkan waktu bersamanya. Menemaninya walau untuk sekedar jalan-jalan atau berbelanja adalah momen yang langka bagi dia ketika waktu kita telah habis hanya untuk pekerjaan. 
Apakah Anda masih ingat? Ketika Anda kecil ibu selalu menemani Anda kemanapun Anda pergi?

3. Mendengarkan curhatnya
Apapun bentuk keluh-kesahnya, ia hanya ingin kita mendengarkannya. Bagaimanapun saat kita kecil ia selalu mendengarkan curahan hati kita.

4. Memeluknya 
Saat hati sedang sedih, pikiran down, suasana hati kacau, pelukanlah yang bisa membuatnya tenang dan merasa dekat. Ingat, saat kita kecil ketika kita terjatuh dan diejek teman-teman kita, ibu selalu merangkul kita.

5. Mengingatnya
Saat jarak memisahkan bukan berarti kita melupakannya. Berilah kabar walaupun kita jauh dengannya, karena hal itu bisa membuatnya tenang dan merasa nyaman walau hanya sebentar. Bagaimana khawatirnya seorang ibu begitu tidak mendapatkan kabar dari kita. 
Jangan karena alasan pekerjaan dan sibuk kita mengabaikan kondisi dan menanyakan kabar dia. Dan jangan pelit beli pulsa untuk menelpon ibu. Untuk menelepon pacar saja tidak pelit bagaimana dengan ibu yang telah membesarkan kita?

Ibu adalah sekolah pertama kita. Jangan sampai kasih sayangnya kita sia-siakan. Pastikan dia tidak menyesal karena telah melahirkan kita.

0 komentar: