Header Ads

ad

Sandarkan Impian Pada Allah



Hampir semua perbuatan diawalai niatan (impian). Jika niatan kita benar, maka perbuatan yang dilakukan pun akan benar. Begitu juga sebaliknya. Seringkali kita memiliki impian yang bisa dibilang jauh dari akal sehat, tapi itulah impian. Lalu apa yang membedakan impian dengan mimpi? Impian dibuat saat kita benar-benar sadar dan secara sadar, sedangkan mimpi dibuat saat diri kita dalam keadaan tidak sadar (tertidur).

Memiliki impian besar bukanlah larangan. Justru kita harus bermimpi besar. Bermimpilah yang besar, tapi actionlah dari yang terkecil, dan dimulai dari hari ini. Orang lain bisa saja menertawakan impian kita, tetapi semakin impian kita ditertawakan, maka semakin bagus impian kita. Bukan berarti kita gila. Tetapi jika impian kita kecil, maka orang lain pun tidak akan iri pada impian kita. Bukan begitu? Banyak ilmuan-ilmuan dahulu ditertawakan impiannya, karena menurut orang lain dirasa mustahil terwujud. Tetapi begitu tahu terwujud, siapa yang lebih dikenal dunia? Mereka atau ilmuwan tersebut?

Kita memang hidup di bumi, tapi tugas kita bukan mencari penilaian penduduk bumi. Mereka yang menertawakan kita hanyalah ujian kecil agar kita sungguh-sungguh dalam merealisasikan impian kita. Tapi pastikan sandarkan impian kita pada Allah. Mengapa? Karena jika impian kita besar dan tidak disandarkan pada Allah, ketika kita berhasil meraihnya kita akan merasa sombong dan begitu gagal meraihnya kita bisa Stres. Tapi jika impian tersebut kita sandarkan pada Allah, dan ketika kita berhasil meraih impian tersebut maka rasa syukur kita akan bertamambah. Jika pun gagal meraih impian kita, itu sudah bernilai ibadah karena kita telah bersandar pada Allah Yang Maha Tahu.

Gagal itu bukanlah akhir segalanya, bukanlah kondisi hina, bukanlah aib, dan bukan hal yang menjijikan. Tanpa melewati kegagalan, kita tidak akan bisa mendapatkan keberhasilan. Setuju? Gagal bukanlah lawan dari keberhasilan melainkan paket-an dari keberhasilan. Sebab lawan dari keberhasilan itu adalah diam. Diam tidak mau belajar dan mengubah keadaan. :)

1 comment:

  1. betul itu dan percayakan cream pemutih wajah anda kepada kezia skin care http://www.creamperawatanwajahkezia.com

    ReplyDelete