Header Ads

ad

Kita Setara




Jika kita bersungguh-sungguh, kita pasti mendapatkan yang kita mau.
Seringkali saya melihat beberapa dari teman saya yang merasa minder dan tidak percaya diri dengan potensi yang dimilikinya. Entah karena mereka belum menemukan potensinya atau karena mereka terlalu banyak bergaul dengan yang serupa dengannya (pesimistis dan berenergi negatif). Yang mereka rasakan adalah minder ketika bertemu dengan orang yang lebih hebat ataupun lebih pencapaiannya dari mereka. Padahal saat kita berucap "saya tidak bisa seperti mereka" maka saat itu dan selamanya, alam bawah sadar kita akan merekam kata-kata tersebut dan memblok peluang untuk bisa. Hati-hati dengan ucapan dan pikiran, karena pikiran bisa menjadi kenyataan.

Minder adalah awal dari kemunduran. Kalau kita minder terus, kapan majunya? Seharusnya kita termotivasi dengan pencapaian lebih orang lain, bukan malah minder dan menjauh dari harapan. Kita butuh melihat ke atas untuk termotivasi dan kita pun butuh melihat ke bawah untuk merenung. Mereka-mereka yang hebat pun sama seperti kita. Mereka yang profesional dan hebat sekalipun dulunya berawal dari amatiran. Kita butuh energi positif dari mereka, supaya kita bisa menyamai atau bahkan melebihi pencapaiannya. Dan hal itu tentunya akan membuat motivasi kita tumbuh dan berkembang.

Setiap manusia terlahir spesial, karena telah dibekali kekurangan dan kelebihan yang tidak semuanya sama. So, bukan alasan jika kita merasa minder karena kita tidak memiliki kelebihan seperti halnya yang dimiliki orang-orang hebat. Karena orang-orang hebat pun belum tentu memiliki kelebihan yang kita miliki. Maka syukurilah itu. Bukan kekayaan, jumlah aset, intelegensi, dan jumlah relasi yang dinilai oleh Allah, tapi ketaqwaan kita kepadaNyalah yang dinilai olehNya. So,katakan kita setara dan bisa seperti mereka. 

No comments