Header Ads

ad

Apa Yang Ditakutkan Koruptor?



Apa yang membuat KORUPTOR tidak kapok dengan aksinya? Jawabannya pasti karena hukuman yang tidak membuatnya jera.

Lalu apa yang ditakuti mereka? 
Mari baca sama-sama postingan ini. :D

Semakin hari kita sering disuguhkan pemberitaan tindak kasus korupsi dari berbagai media. Entah sudah kasus yang keberapa dan pelaku yang keberapa kita hampir tidak tahu pasti. Seolah apa yang mereka lakukan adalah hal biasa yang terlanjur menjadi kebiasaan.

Dosen saya pernah berkata, seseorang melakukan sesuatu karena ada motivasi, dan motivasi itu muncul karena adanya kebutuhan. Lalu apa motivasi dan kebutuhan para koruptor? Hampir seluruhnya motivai dan kebutuhan mereka adalah faktor ekonomi dan rasa kekurangan berlebih. Wajar saja, ketika agama dijauhkan lalu nikmat diturunkan maka lenyaplah rasa syukur oleh keserakahan diri.

Jika pada hukum Allah saja mereka sudah bebal dan tidak takut, bagaimana mungkin mereka takut dengan aturan buatan manusia dan manusianya itu sendiri. Mereka tidak pernah takut dengan hal lain kecuali satu hal, yaitu MISKIN. Kalau kita bisa lihat, para koruptor melakukan aksinya hanyalah untuk menimbun harta mereka karena mereka takut akan miskin. Sebegitu takutnya pada predikat miskin, mereka pun mencari-cari cara dengan menghalalkan segala cara tanpa peduli dengan kerugian orang lain. 

Sungguh harta, tahta, hingga wanita telah membutakan mata hati mereka karena lemahnya fondasi iman pada diri mereka. Padahal kita tahu, kaya dan mikin bukanlah soal kedudukan semata, tapi soal MENTAL. Banyak orang miskin tapi bermental kaya, contohnya para pedagang kecil. Dan banyak pula yang kaya tapi bermental mikin, contohnya para pengemis. Besar kecilnya rezeki tergantung kita mensyukurinya. Sebab orang kaya yang sebenarnya adalah mereka yang penghasilannya bertambah tetapi kebutuhannya tidak pernah bertambah. :D Intinya kita dikatakan MAMPU ketika penghasilan kita minimal 3 kali lipat dari barang yang ingin kita beli. Jika tidak, berarti kita masih berada di golongan belum mampu.

Jangan pernah memaksakan keinginan yang belum termasuk kedalam kebutuhan. Syukurilah apa yang telah diberikanNYA pada kita dan jangan pernah merasa iri dengan apa yang orang lain dapatkan. Tapi jadikanlah hal itu sebagai motivasi :)


No comments