Header Ads

ad

Mereka Pantas Dibahagiakan




Mereka Pantas Dibahagiakan

Tidak ada satupun ciptaanNYA yang tercipta dengan sia-sia, karena segala sesuatunya ada bukan karena kebetulan belaka tetapi sudah direncanakan. Begitupun kita. Kita ada bukan karena kebetulan semata, melainkan kehadiran kita sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Terlebih kita diciptakan dengan diberi kewenangan untuk menjadi pemimpin di tempat kita berpijak ini. Bukankah hal tersebut adalah peran yang spesial? Sebuah peran yang tidak mungkin dimiliki makhluk-makhluk lain. 

Bagaimana tidak, kehadiran kita ke muka bumi ini sudah disambut dengan spesial lewat tangis bahagia dan rasa bangga. Kehadiran kita ke muka bumi sudah dinanti-nanti, ditunggu-tunggu, hingga disambut antusias oleh orangtua dan keluarga kita. Dan ketika kita berpindah tempat dari rahim seorang ibu ke tempat dimana kita berpijak, maka dari sanalah tangis haru bahagia pecah seketika. Jika sebelum kedatangan kita, mereka sudah menanti-nanti dengan perasaan penuh harap dan bangga, bagaimana tugas kita setelahnya?

Sekarang, setelah kita dewasa sudah selayaknya kita memberikan jawaban dari apa yang mereka harapkan pada kita. Mereka (orangtua kita) pantas kita bahagiakan. Jangan sampai kita mengecewakannya, karena mereka telah menaruh harapan dan bahagia sebelum kita ada di bumi ini. Hidup itu hanya sekali kawan. Jadi sayang kalau tidak sukses. Hidup memang satu kali, tapi harus bermanfaat selamanya. Coba kita lihat wajah orangtua kita yang sedang tidur terlelap. Bayangkan jika malam itu adalah hari terakhir mereka tidur, tetapi kita belum bisa membahagiakan mereka. Bagaimana perasaannya? Menyesal? Sedih? Kecewa? Atau...........

Membahagiakan mereka tidak harus dengan materi. Memberikan perhatian, menuruti permintaannya selama tidak maksiat, memberikan prestasi yang membahagiakannya, dan masih banyak lagi cara yang bisa kita lakukan untuk membahagiakan mereka. Namun tiada hal yang lebih indah dari do'a anak yang saleh kepada orangtuanya nanti. Jika kita belum bisa menjadi orang sukses bagi mereka, jadilah anak yang soleh. Karena darisanalah amalan yang tidak akan terputus ketika mereka telah tiada nanti. Semoga menginspirasi.

2 comments: