Bunuh diri seakan dipilih sebagai jalan terakhir untuk mengakhiri permasalahan hidup. Berbagai pemberitaan tentang bunuh diri hampir ...

Kita Harus Kuat



Bunuh diri seakan dipilih sebagai jalan terakhir untuk mengakhiri permasalahan hidup. Berbagai pemberitaan tentang bunuh diri hampir didominasi karena faktor ekonomi, hubungan keluarga/sosial, hingga aib yang diterima. Mengakhiri hidup sudah dirasa membuat para pelakunya tenang. Padahal setelah kita tiadanya nanti, darisanalah dimulainya kehidupan yang abadi. Jangan samapai kita terkecoh oleh hudup yang singkat ini. Karena justru dari hidup yang singkat inilah, ditentukannya hidup abadi.

Tekanan dan ujian hidup yang terus bertambah, belum lagi iman yang tidak bisa mengimbanginya, membuat siapapun yang menanggungnya bisa berpikir dangkal. Dalam menyelesaikan masalah, bunuh diri bukanlah solusi terbaik. Sebab dengannya kita hanya akan mendapat murka Allah karena telah mendahului takdir Allah. Hampir setiap orang pasti pernah galau, putus asa, dan frustasi, termasuk para motivator. Namun disini, bukan besar kecilnya porsi masalah yang membedakan diantaranya, melainkan cara mengelola dan mengatasinyalah yang pasti berbeda dari tiap individunya.

Mengambil keputusan disaat keputusasaan hanyalah hal sia-sia. Keputusan yang telah kita putuskan, hendaknya mampu menjamin hidup kita ke depan. Bukan malah menjerumuskan hidup kita ke masa suram. Hidup itu simple, tapi terkadang pikiran kita yang membuatnya seperti rumit. So, apapun masalah hidup kita, Allah adalah solusinya. 

Jangan mudah menyerah ketika ujian hidup dirasa berat, jika kita tidak ingin terjerat mengakhiri hidup. Hidup hanya sekali, bermanfaat selamanya. Semoga menginspirasi.

0 komentar: