Akhir-akhir ini saya mendapat beberapa undangan pernikahan dari teman saya. Memang sekarang-sekarang ini sepertinya sedang musim nika...

Before Marry Me



Akhir-akhir ini saya mendapat beberapa undangan pernikahan dari teman saya. Memang sekarang-sekarang ini sepertinya sedang musim nikah. Entah karena bulan syawal atau mungkin karena memang umur yang sudah mepet. Tapi memang seperti itulah realitanya. Terlepas dari itu semua, siapa sih yang tidak ingin menikah. Semua orang pasti ingin melaksanakan prosesi sakral tersebut. Hanya saja waktu yang akan membedakan antara satau dengan yang lainnya. Ada yang terlihat dan terkesan cepat, ada juga yang perlahan tapi pasti mulai menaiki pelaminan. 

Menikah bukanlah hal yang mudah. Tetapi setelah dijalani, hidup akan terasa indah. Kata mereka yang mendahului kita. Namun tentunya melakukan sesuatu, kita pasti butuh modalnya. Modal utama dalam menikah adalah keyakinan. jangan sampai kalian beda keyakinan dengan calon pasangan kalian. kalian yakin dia jodoh sejati kalian, sementara dia tidak yakin kalau kalian adalah jodoh sejatinya. :) Selanjutnya adalah mampu. Mampu disini tidak hanya mampu secara materi. yang utama mampu secara ilmu agama, kematangan berpikir dan bertindak, serta mampu meyakinkan kedua keluarga masing-masing. Karena jika kita tidak mampu meyakinkan keluarga kita masing-masing, bagaimana mungkin mereka akan memberi restu pernikahan.

Berkeluarga itu adalah ibadah yang paling lama. So, berhati-hatilah dalam memilih pasangan hidup. Pilihlah pasangan yang berilmu. Sebab ilmu pernikahan tidak akan didapat di sekolah ataupun kuliahan. Pastikan kalian memilih jodoh yang mau belajar. Menikah itu bukan soal balap-balapan menuju pelaminan atau keinginan serta kebutuhan semata. Tetapi menikah itu adalah soal kesiapan. Jangan sampai niat kita menikah karena kita ingin kabur dari rumah. Atau hanya karena terprovokasi oleh teman-teman kita yang sudah menikah mendahului kita.

So, menikahlah karena ibadah. Karena segala sesuatu itu butuh ilmunya. Termasuk menikah. Segala sesuatu yang tidak didasari ilmi, akan berdampak pada kehancuran. Mari kita pantaskan diri sebelum menjemput jodoh sejati kita. Karena jodoh adalah refleksi diri kita. :) See you guys

0 komentar: