Tiap tahunnya ratusan ribu bahkan jutaan pelajar naik pangkat menjadi mahasiswa. Dan ketika mereka menjadi mahasiswa, kebanyakan i...

Yang Jujur Yang Mujur




Tiap tahunnya ratusan ribu bahkan jutaan pelajar naik pangkat menjadi mahasiswa. Dan ketika mereka menjadi mahasiswa, kebanyakan impian dari mereka adalah ingin lulus cepat dengan ipk diatas 3 supaya bisa atau mudah mendapat pekerjaan dengan mengantongi gelar sarjana. Tak heran banyak dari mereka yang berbondong-bondong masuk ke PTN/PTS ternama supaya ketika lulus, setidaknya mereka memiliki brand (lulusan dari kampus ternama) untuk bisa diperhitungkan ketika mereka lulus.

Kenyataannya tidak sedikit yang telah lulus dari kampusnya, namun belum lulus dari ujian hidup. Ketika lulus kuliah misalnya, pertanyaan yang akan menjadi trending topik adalah "mau kemana kita setelah lulus?". Saat masa kuliah sepintas dalam impian kita, lulus dengan ipk cumlaude dan menjadi almamater kampus ternama akan dengan mudah diterima kerja di perusahaan-perusahaan bonafit. Namun hidup terkadang tidak seindah yang kita bayangkan. Kita hidup dalam realita, bukan dalam mimpi selamanya.

Sangat menyedihkan ketika melihat atau mendengar teman-teman yang berkata "cari kerja sekarang itu sulit, kalau tidak pak duit". Padahal justru jika kita ingin mendapatkan rezeki kita harus mendekati yang Maha Pemberi Rezeki. Sebagiannya lagi ada yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan pekerjaan. Mulai dari suap sana-sini hingga titip sana-sini. Contoh, sekarang ini sedang booming CPNS, mungkin sebagian dari kita tahu untuk menjadi PNS sekarang sulit bahkan sebagian lagi harus menebus uang ratusan juta untuk mendapatkan posisi tersebut. Mengerikan bukan? Uang ratusan juta dihamburkan hanya untuk jadi PNS yang gajinya tidak lebih dari dua digit sangatlah mubazir. Ingat, orangtua kita sudah menghabiskan harta ratusan juta lebih hanya untuk menyekolahkan dan mencukupi kebutuhan kita. Jangan tambah beban mereka lagi. Ingat! Kerja itu soal tanggungjawab. Tanggung jawab kita pada Allah, diri sendiri, dan perusahaan dimana kita bekerja. Jika kita memakai cara curang tersebut, maka sama halnya dengan merampas hak orang lain untuk bekerja. Kita kerja bukan untuk mencari rupiah semata, tetapi mencari ridho Allah dalam bentuk ibadah.

Banggalah kerja dari hasil kerja keras kita sendiri dan dengan cara yang jujur. Karena hal tersebut jauh lebih mulia dan bermanfaat bagi diri kita ke depan. Setiap orang BISA sukses dengan cara dan kelebihan yang dimilikinya masing-masing. Sebab menang bukan karena curang, kalah pun tak jadi masalah. Mari menjadi pribadi yang berkualitas dan berintegritas. "KAYA SOLEH, SUKSES MULIA". :) 


0 komentar: