Header Ads

ad

Terkadang Mereka Tidak Adil



Terkadang saya sering mendengar dan dibuat bingung oleh orang-orang yang suka mencaci maki apa yang seharusnya tidak perlu mereka lakukan.  Seperti halnya ada orang yang mencaci maki negara ini. Padahal negara pada dasarnya bersifat netral. Negara bukanlah makhluk hidup yang bisa mengubah dirinya dengan sendirinya. Yang membuat wajah suatu negara elok atau tidak adalah para penguasa yang mengatur ketatanegaraannya. Ketika terjadi kekacauan, tindak korupsi, dan kriminalitas lainnya kita dengan mudah mencaci maki negara. So what? Negara bukanlah yang melakukan itu semua. Tapi yang menjalankan ketatangaraan berikut sistemnya lah yang tidak mampu membendung tindakan-tindakan tadi. Jangan salahkan negaranya, tapi salahkan para penguasanya yang dzalim, sistem ketatanegaraannya yang masih semrawut, dan lalainya para penguasa-penguasa.

Sama halnya dengan orang-orang yang selalu mencaci maki waktu. Mereka sering menyebutnya waktu yang sial ketika ditimpa cobaan yang mereka rasa berat. Padahal waktu tidaklah bersalah sedikitpun. Waktu tidak akan pernah menyesal ketika meninggalkan kita, tetapi kita pasti akan menyesal ketika ditinggalkan oleh waktu.

Rasulullah Shallallahu'alaihi Wassalam bersabda:
"Allah Subhanahu Wata'ala berfirman: "Anak adam (manusia) menyakiti Aku, merasa mencaci masa, padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa. Akulah yang menjadikan malam dan siang silih berganti". Dan dalam riwayat yang lain dikatakan "Jangan kalian mencaci masa, karena Allah Subhanahu Wata'ala adalah Pemiliki dan Pengatur Masa". (Hadits Al Bukhary).

Begitupun dengan uang. Mereka selalu menyalahkan uang. Mereka berpikir dengan uang seorang saudara bisa saling membunuh. Padahal uang tersebut bersifat netral, tergantung ditangan siapa uang tersebut berada. Uang hanyalah alat tukar semata. Dia tidak akan bisa menghilangkan nyawa orang lain. Sebab uang diciptakan manusia dan uang hanyalah benda mati yang tidak dapat bergerak sedikitpun.

So, masih berpikir sesempit itu? Buka pikiran dan tingkatkan kedalaman berpikir kita.

No comments