Mimpi adalah hak kita. Kewajiban kita adalah merealisasikan mimpi tersebut. Banyak orang di luar sana mungkin menertawakan dan memand...

Mimpi Adalah Hak Kita



Mimpi adalah hak kita. Kewajiban kita adalah merealisasikan mimpi tersebut. Banyak orang di luar sana mungkin menertawakan dan memandang sebelah mata mimpi kita. Mereka seperti itu bukan karena mimpi kita yang terlalu tinggi, tetapi karena mereka tidak memiliki kekuatan dan keberanian untuk memiliki mimpi seperti kita. Mereka takut bermimpi besar. Mereka pesimis untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sehinga membuat mereka terpenjara oleh rasa takut dan kekhawatiran. Padahal, tidak seorang pun tahu akan masa depannya sendiri. Sebab masa depan itu bersifat ghaib. Kita hanya bisa merencanakan dan merancangnya. Soal hasil, biarlah yang Maha Mengetahui yang menentukan.

Memiliki mimpi itu gratis. Hanya saja mewujudkannya tidaklah gratis. Butuh perjuangan hinga pengorbanan untuk menebus mimpi tersebut. Saya jadi teringat kata pepatah "kesungguhan niat, akan menentukan amalan kita". Jika kita memiliki niat yang kuat pada impian kita, maka apa yang akan kita lakukan pun akan memiliki energi yang kuat untuk mewujudkan impian tersebut. Namun mimpi tetaplah mimpi, jika kita hanya terus tertidur dan melanjutkan mimpi. Bangun adalah langkah awal untuk mengejar mimpi. Wake up guys!

So, jika kita berani bermimpi maka kita pun harus berani mewujudkannya. Bukankah hidup itu adalah soal tanggung jawab? Mewujudkan mimpi adalah tanggung jawab kita pada masa depan kita. Masa depan kita, ditentukan oleh kita sendiri mulai dari detik ini. 5-10 tahun lagi ke depan, akan ditentukan oleh perbuatan kita saat ini. Pilihan sekarang ada di tangan kalian. Mau menunda kesenangan untuk meraih mimpi? Atau mengejar kesenangan untuk meninggalkan mimpi? 

0 komentar: