Penampilan bukanlah segalanya, tapi terkadang segalanya berawal dari penampilan. :) Banyak orang sibuk memoles penampilan luarnya (fi...

Kesan Pertama Bisa Menipu



Penampilan bukanlah segalanya, tapi terkadang segalanya berawal dari penampilan. :) Banyak orang sibuk memoles penampilan luarnya (fisik) hanya untuk menciptakan kesan pertama yang menarik. Bahkan ada yang terkesan lebay dengan penampilannya. Berlebih-lebihan dalam berpakaian hanya untuk menciptakan kesan pertama yang baik menurut saya tidaklah baik. Karena hal tersebut seperti topeng. Tidak selamanya kita terus menerus mengenakan topeng. Dan tidak selamanya kita hidup dengan kepura-puraan. Daripada sibuk memoles penampilan luar, lebih baik memoles penampilan dalam (inner beauty). Karena sesuatu yang tampak bisa terlihat dari yang tidak tampak. Seseorang yang sudah memiliki inner beuaty, secara tidak langsung dia akan terkesan good looking dan baik tanpa harus dia berpura-pura. 

Untuk apa kita sibuk memoles penampilan kita demi menciptakan kesan pertama yang baik? Kesan pertama memang baik dan penting, tetapi kesan selanjutnya jauh lebih baik dan penting. Untuk apa kita mendapat penilaian yang bagus di kesan pertama, tetapi di kesan berikutnya kita mendapat nilai yang jelek. Lebih baik kita mendapat nilai jelek di kesan pertama, tetapi di kesan berikutnya setelah kita berinteraksi lama kita mendapat nilai yang baik. Saya tanya, lebih baik mendapat nilai 10 di kesan pertama, tetapi mendapat nilai 0 di kesan berikutnya. Atau mendapat nilai 7 di kesan pertama, tetapi di kesan berikutnya mendapat nilai 10? 

Penampilan bisa menipu. So, hati-hatilah dalam menilai orang terutama jika kita hanya menilai dari penampilannya saja. Don't judge the book by its cover. Sama halnya dengan isi sebuah buku. Buku yang covernya bagus dan penuh testimoni, belum tentu isinya bagus dan berisi. Karena untuk mengetahui isi buku tersebut kita harus membacanya sampai selesai terlebih dahulu. Tidak cukup kita mengetahui isinya hanya dari membaca judul, testimoni, dan covernya saja. RIGHT? :) Kita memang hidup di bumi. Tetapi tugas kita bukan untuk mencari penilaian penduduk bumi (manusia). 


0 komentar: