Header Ads

ad

Self-Motivation




Tidak sedikit orang yang posting status berisi umpatan, hinaan, keluhan, dan hal lain yang tidak beretika dan tidak seharusnya dibagikan kepada orang lain. Social media bukanlah tempat sampah. Tetapi tempat untuk berbagi ilmu dan informasi. Tak heran karena salahnya memilikih komunitas dan tayangan, bisa mempengaruhi pribadi kita. Pengaruh negatif hadir karena kita mengijinkannya datang. Datang dari berbagai hal negatif, seperti tayangan yang tidak mendidik, komunitas negatif, dan hal lain yang membawa dampak buruk bagi kita dan orang-orang disekitar kita.

Berbicara soal demotivasi. Apa yang akan Anda lakukan ketika Anda mengalami demotivasi? Mendatangkan motivator? Tentu jika Anda memiliki banyak uang, memiliki relasi dengan motivator, atau jika Anda berada di komunitas mereka. Hal ini memang tidak mudah, tapi bukan berarti sulit. Karena hal tersebut bisa diusahakan. Motivator terbaik adalah diri kita sendiri. Dan saat kita tidak mampu mendatangkan motivator dari luar, kitalah yang harus menjadi motivator bagi diri kita sendiri. Caranya? 

(1) Motivasi diri anda. Seakan-akan hari itu adalah hari terakhir Anda hidup.

(2) Lihat wajah orangtua kita ketika mereka tidur. Bayangkan, jika itu adalah tidur mereka untuk yg selama-lamanya  

(3) Bayangkan/renungkan jka kta masih kuliah, kmudian orangtua kta dipanggil Allah. Siapa yg akn membiaya pkndidikan kita?  

(4) Jika orngtua kita dipanggil Allah sudahkah kita mewujudkan impian mereka?  

(5) Jangan biarkan mereka sedih karena perilaku kita yg membenaninya

Mari berdo'a Semoga Allah jangan dulu mengambil mereka sebelum kita bisa mewujudkan mimpi mereka (orangtua kita). :)  

No comments