Header Ads

ad

Bertindak Taktis dan Praktis



Rencana sebaik dan sebesar apapun akan hancur karena ketidaksabaran dan ketidaksiapan. Ketidaksiapan itu terjadi bisa jadi karena kita belum mempersiapkan bekal diri untuk melaksanakan rencana tersebut. Bekal diri itu bisa berupa iman, ilmu, dan amal. Sah saja jika kita memiliki banyak rencana dalam hidup kita, namun pastikan dan tentukan skala prioritasnya. Tentukan mana yang harus segera didahulukan dan mana yang bisa ditunda pelaksanaannya. 

Saat kita memiliki rencana, hal yang harus dilakukan adalah memetakan rencana tersebut secara jelas, baik maksud, tujuan, dan cara-cara melakukannya. Dalam tahap ini analisis mendalam tidak harus dilakukan. Yang terpenting, saat kita memiliki rencana, petakanlah rencana tersebut dan mulailah action walau dari hal terkecil. Rencana boleh besar tetapi actionlah dari hal terkecil. Jangan terlalu banyak analisis dan penuh pertimbangan hingga membuat kita lupa melakukan rencana kita. Bertindaklah taktis dan praktis. Jika sibuk menganalisis dan mengkritisi rencana kita, mau kapan kita actionnya? 

Jangan padamkan api semangat kita oleh pemikiran-pemikiran negatif ataupun perkataan-perkataan pesimistis baik dari diri sendiri maupun dari orang lain. Rencana hidup kita, kita yang tentukan sendiri. Orang lain boleh berteriak mencaci rencana kita, namun jangan sampai kita seperti mereka yang senang mencaci dan sibuk mengkritik orang lain. Jadilah pemain, jangan jadi penonton. Buktikan bahwa kita punya rencana hidup dan kita bisa melakukan rencana itu. Satu hal kalau kata mas @ranggaumara "Buatlah rencana hidupmu sendiri, atau seumur hidup Anda AKAN menjadi bagian dari rencana orang lain". Miliilah rencana hidup kita. Jangan dengarkan kritikan mereka. Karena kita semua telah diberi kelebihan yang tidak semuanya sama. Be bold, keep positive thinking. Manisnya hidup kita yang tentukan, tapi hasil akhir Allah yang tentukan. :) 

No comments