Header Ads

ad

Belajar Dari Cermin



Sebuah cermin tidak akan bisa menampakkan apa yang ada di belakangnya. Ia hanya bisa menampakkan apa yang ada di depannya. Apa yang ada di hadapannya, maka itulah yang akan ia tampakkan. Dari cermin tersebut kita bisa belajar ilmu kehidupan. Ilmu tentang cara merefleksikan diri. Saat kita berbicara dengan orang yang terkesan berbicara kasar, maka anggaplah kita sedang berbicara dengan diri sendiri.  Sebab bukan tidak mungkin, kita pun pernah berbicara kasar kepada orang lain. Saat kita menghadapi orang yang super jutek, anggaplah itu saat kita sedang bercermin. Karena bukan tidka mungkin pula kita pernah bersikap demikian kepada orang lain. Belajarlah dari pengalaman masa lalu. Bukan hanya belajar dari pengalaman pribadi, tetapi belajar pun bisa kita lakukan dari pengalaman orang lain. 

Sebelum kita melakukan hal terhadap orang lain, pikirkanlah dampak dan manfaatnya terlebih dahulu. Jangan sampai kita salah berbuat dan membuat banyak luka bagi orang lain. Bisa jadi kita lupa tentang apa yang pernah kita ucapkan pada orang lain, tetapi mereka yang mendengar akan mengingat ucapan kita seumur hidup. Terlebih ucapan yang menyakiti hatinya. Sebelum kita melakukan hal pada orang lain, berkacalah terlebih dahulu. Karena cermin tidak akan berbohong. Ia akan menampakan apa yang ada di hadapannya. 

Sudah seharusnya kita merawat cermin kehidupan kita agar bersih dan jelas terlihat. 

No comments