Memiliki karir sukses adalah impian semua orang. Tapi apakah itu tujuan dari hidup kita yang utama? Setiap orang pada dasarnya telah me...

Yang Mana Tujuanmu?


Memiliki karir sukses adalah impian semua orang. Tapi apakah itu tujuan dari hidup kita yang utama? Setiap orang pada dasarnya telah memiliki rezekinya masing-masing. Dan tugas dari mereka adalah menjemputnya. Kita deperintahkan untuk menjemputnya bukan untuk mencarinya. Karena dengan menjemput kita pasti telah memiliki, sementara jika kita mencari kita memiliki kemungkinan untuk tidak menemukan. Jika tujuan kita hanyalah pada harta dan tahta hidup kita akan diatur olehnya (harta).
  • Jika kita hidup hanya untuk mencari makan, apa bedanya kita dengan sapi? Mereka (sapi) juga bisa mencari makan.
  • Jika kita hanya sekedar mencari uang, apa bedanya kita dengan perampok? Mereka juga bisa
Untuk apa kita kaya tapi tidak bisa menjadikan diri kita menjadi pribadi yang soleh/soleha. Dan untuk apa kita sukses tapi dengan menggunakan cara-cara yang mulia? Jika kita menjadi orang kaya, jadilah orang kaya yang soleh dan sukses dengan cara-cara mulia. Kita hidup diperintahkan untuk beribadah dan kita harus bisa menjadikan segala aktivitas kita sebagai ibadah. Jangan sampai kita hidup hanya untuk makan, tapi makanlah untuk hidup. Sebab Imam Ali pernah berkata "barang siapa yang kesibukkannya hanya untuk mencari isi perut, maka derajatnya tidak akan berbeda dengan apa yang dikeluarkan dari perut".

Kita lihat para koruptor. Orientasi hidup mereka tertuju pada harta dan tahta tanpa pernah mereka tahu dan memahami dirinya sendiri. Boleh saja mereka memiliki banyak harta, kedudukan yang tinggi, memiliki mobil mewah, dan rumah mewah. Segala yang berharga seakan mereka miliki. Namun sayang diri mereka tidaklah berharga. Jangan protes jika Anda bukan koruptor. :) Saat harta mereka berkurang atau jabatan mereka lengser, dengan cemas dan panik mereka memikirkannya hingga membuat tekanan hidupnya semakin berat. Kejadian tersebut terjadi karena mereka beranggapan sukses itu adalah memiliki jabatan yang tinggi dan harta yang berlimpah.

Sebaliknya orang yang selalu tawakal, dia tidak akan pernah takut kehilangan jabatan ataupun harta. Sebab dia telah memahami dirinya dan tahu tujuan dari hidupnya. Orang yang jujur dalam hidupnya pastinya tidak akan takut dengan apapun yang dilakukannya. Jadilah orang yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki kapabilitas. Dan menjauhlah dari segala hal yang bisa mengurangi dan merusak kualitas diri kita. Butuh waktu untuk membangun kepercayaan, namun hanya butuh hitungan detik untuk menghancurkannya. Be your best self. Semangat siang

0 komentar: