Hampir sebagian dari kita berpikir jika memiliki banyak harta, jabatan tinggi, dan pasangan hidup yang rupawan akan bisa merasakan man...

Manisnya Hidup Tanpa Pemanis Buatan


 Hampir sebagian dari kita berpikir jika memiliki banyak harta, jabatan tinggi, dan pasangan hidup yang rupawan akan bisa merasakan manisnya hidup dan indahnya hidup. Sepintas tidak ada yang salah dengan pemikiran tersebut, namun tidak sepenuhnya benar demikian. Untuk bisa merasakan manisnya hidup diperlukan rasa syukur. Sebab tanpanya kita tidak akan merasa puas dengan apa yang kita miliki. Dan untuk bisa merasakan indahnya dan ketentraman hidup dibutuhkan kesederhanaan. Kesederhanaan tidak akan menjatuhkan harga diri kita. Sebab sederhana itu low profile but high quality. Kesederhanaan mengajarkan kita untuk tidak sombong saat realita melebihi harapan.

Keharmonisan dalam hidup khususnya dalam sebuah hubungan tidak harus dirasakan dan dilakukan di restoran mewah, bioskop, atau tempat-tempat mewah. Karena keharmonisan hidup dapat kita temui dimana saja, bahkan ditempat saat kita mendapat ujian sekalipun. Keharmonisan hidup itu bukan saat kita memiliki harta berlimpah, pasangan yang rupawan ataupun jabatan tinggi. Semua itu hanyalah fasilitas dan nilai plus saja. Tetapi saat kita bisa menikmati hidup seutuhnya (bersyukur) saat itu juga kita telah merasakan manisnya hidup dalam keharmonisan.

Hidup sederhana tidak akan termakan gengsi. Dan hidup sederhana akan membuat diri kita tentram dan tenang. Manisnya hidup yang alami ada pada kesederhanaan, dan manisnya hidup yang buatan ada dalam gengsi. Untuk apa kita disebut kaya tetapi diluar sana berhutang sana-sini. Untuk apa kita memiliki jabatan tinggi tapi nyatanya hasil menyogok. Untuk apa kita memiliki pasangan yang rupawan tapi nyatanya dia hanya cinta pada harta kita. :)

1 komentar:

  1. Harta kekayaan yang melimpah tidak menjamin manisnya hidup, saya setuju dengan itu mas. Masih banyak ko di luaran sana yang hidupnya dengan kesederhanaan namun hidupnya damai dan selalu manis

    BalasHapus