Header Ads

ad

Saat Kebenaran Terkalahkan Keuntungan

 
Seorang melakukan sesuatu karena memiliki motivasi dan mereka memiliki motivasi tersebut karena mereka memiliki kebutuhan. Dari sekian banyak manusia di bumi ini pastinya memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda dari masing-masingnya. Kebutuhan dan kepentingan tersebut sudah jelas untuk sebuah kebenaran, bukan sebatas keuntungan. Banyak hal ditemui sekarang ini dimana keuntungan ataupun hal yang bersifat menguntungkan diri sendiri ataupun golongan lebih diutamakan dibandingkan dengan mengukur nilai kebenaran dan kejelasannya. Demi meraih untung mereka tak memikirkan dampak kerugian bagi orang lain yang mereka rugikan dan nilai kebenaran akan halal dan haram pun diabaikannya.

Memang tidak semua dari kita seperti itu. Masih ada dari mereka-mereka yang masih mempertimbangkan nilai kebenaran dalam melakukan suatu hal. Namun sangat disayangkan, mereka-mereka itu masih dalam skala minoritas. Saat harta membutakan iman, disaat itu kita akan melupakan nilai kebenaran dan kita akan lebih melirik keuntungan yang akan kita dapati tanpa peduli ada pihak lain yang dirugikan. Mungkin karena mereka tidak memahami prioritas hidup dan lebih mudah untuk terprovokasi. Ya, banyak dari kita hanya mau menelan bulat-bulat sebuah informasi tanpa mau mengunyahnya dengan halus terlebih dahulu. Sehingga disaat bermunculan mereka-mereka yang suka mengaburkan kebenaran dan fakta, mereka-mereka yang hanya sebatas tahu akan mudah tersulut pemikirannya.

Dalam hidup kita butuh skala prioritas dan prinsip agar kita tidak mudah tergoyahkan oleh mereka-mereka yang licik. Lakukanlah segala sesuatunya berdasarkan kebenaran dan jelas nilai kehalalan dan keharamannya. Tinggalkanlah segala sesuatu yang bersifat haram meskipun itu menguntungkan bagi kita. Karena hidup ini begitu singkat dan sangat singkat. Namun dari hidup yang singkat ini bisa menentukan hidup kita yang abadi nati, setelah kita tiada.

No comments