Tidak ada satu pekerjaan yang tidak mengandung resiko. Karena setiap pekerjaan yang kita kerjakan adalah akumulatif pilihan dari pengor...

Pengalaman Mahal Dari Sebuah Resiko


Tidak ada satu pekerjaan yang tidak mengandung resiko. Karena setiap pekerjaan yang kita kerjakan adalah akumulatif pilihan dari pengorbanan yang telah dilakukan. Saat kita memilih dan menentukan apa yang akan kita pilih, kita telah mengorbankan waktu, biaya, tenaga, bahkan mungkin nyawa kita untuk mengerjakan apa yang akan kita kerjakan. Setiap perbuatan mengandung resiko. Jadi penonton sepak bola saja bisa mati. 

Seorang dokter spesialis bedah memiliki resiko kegagalan akan pekerjaannya saat menjalankan operasi. Seorang hakim/jaksa memiliki resiko tentangan bahkan ancaman akan ketidakpuasan dari terdakwa. Dan lain sebagainya. Dalam sebuah resiko terdapat tanggung jawab dan konsekuensi dari apa yang kita pilih dan kerjakan. Hanya ada dua pilihan dalam mengtasi resiko, yaitu menghadapinya atau menjauhinya. Tergantung kita mau memilih yang mana.

Namun disisi lain, suatu pekerjaan bisa dicap buruk hanya karena ulah dari segelintir orang yang tidak bertanggung jawab yang hanya mengambil keuntungan dengan cara yang tidak menguntungkan orang lain. Seorang anggota dewan meskipun dia berperilaku jujur dalam bekerja akan tercap buruk/jelek karena banyaknya pemberitaan tentang para koruptor dari para anggota dewan. Hal tersebut terjadi karena banyaknya anggota yang terkait kasus-kasus serupa, walau tidak semua yang berperilaku serupa.

Resiko yang kita hadapi ibarat bahan bakar pada keberanian kita dalam memilih dan melakukan suatu hal. Dan konsekuensi yang kita terima ibarat api yang akan menyalakan keberanian kita. Selama halal dan legal tak perlu takut akan resiko dan konsekuensi tersebut. Selama kita berusaha dan mau belajar dari setiap resiko yang dihadapi, kita akan memiliki satu pengalaman yang mahal dan sangat berharga.

0 komentar: