Header Ads

ad

Motivator Terbaik Adalah Diri Sendiri


Ya. Motivator terbaik adalah diri kita sendiri. Tapi terkadang tidak semua dari kita bisa memotivasi dirinya sendiri. Beragam sebab dan alasan yang menjadikannya demikian, dan salah satu hal yang paling mendasar adalah kurangnya rasa percaya diri pada kemampuan diri dan tumbuhnya rasa minder yang mengikis kepercayaan diri. Sadar atau tidak disadari minder adalah awal dari kemunduran. Dan itu nyata. Kita tidak akan bisa berkembang dan maju selama kita memelihara rasa minder tersebut. Ada hal yang bisa kita pelajari untuk menekan rasa minder yaitu bersyukur dan jangan takut salah selama salah tersebut tidak mengandung dosa. 

Setiap orang yang berhasil pasti pernah merasakan kegagalan, karena kegagalan adalah hal yang natural dan akan kita temui kapan saja. Bahkan seorang motivator pun pasti pernah mengalami demotivasi. Namun selama kita mau mempelajarinya kita bisa meminimalisirnya. Saat kita gagal tidak perlu mempertanyakan salah siapa atau mengapa itu harus terjadi pada kita. Tetapi yang harus kita pikirkan dan lakukan adalah bagaimana "how"caranya kita bisa mengatasi kegagalan tersebut. Karena kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan bukan karena kita gagal, melainkan karena apa yang kita inginkan terkadang tidak selalu baik untuk kita. 

Allah Maha Tahu apa yang tidak diketahui oleh kita. DIA selalu memberikan apa yang kita butuhkan bukan hanya apa yang kita inginkan. Dan tugas kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin dan menyerahkan hasilnya pada DIA Yang Maha Tahu. Saat kita gagal ataupun berhasil ingatlah DIA. Saat kita gagal pelajarilah kegagalan tersebut. Dan saat kita berhasil syukurilah keberhasilan tersebut. Mensyukuri keberhasilan tidak harus dengan berpesta mewah, tetapi dengan bersujud kedaNYA dengan khusyuk jauh lebih besar dampaknya bagi kita. Ingatlah, semua orang pernah merasakan kegembiraan-kesedihan, kegagalan-keberhasilan, dan lain sebagainya. Karena itulah kita diciptakan dengan beragam karakter untuk saling melengkapi dan menguatkan. Bukan untuk melemahkan dan menghakimi orang lain.

Semoga bermanfaat

No comments