Gagal itu NATURAL. Kegagalan adalah hal alamiah yang akan kita temui saat kita mencoba sesuatu untuk sebuah pencapaian. Entah itu sesua...

Berserah Tidak Untuk Menyerah


Gagal itu NATURAL. Kegagalan adalah hal alamiah yang akan kita temui saat kita mencoba sesuatu untuk sebuah pencapaian. Entah itu sesuatu yang baru kita kerjakan, atau sesuatu yang telah ada yang kita kembangkan. Namun pada kenyataannya kegagalan pernah menghinggapi pada mereka yang telah sukses dalam pencapaiannya. Bahkan seorang profesional sekalipun pernah merasakan dan menemui kegagalan. Namun kegagalannya tersebut bisa teratasi dengan sikap profesional yang dimilikinya. Tanpa kegagalan tidak akan ada kesuksesan. Karena kegagalan seharusnya menjadi pelajaran dan tolak ukur usaha kita dalam sebuah pencapaian. Orang yang pernah gagal pasti bisa sukses, dan orang yang tidak pernah gagal pasti akan merasa sombong.

Hal pertama yang harus disikapi saat menemui kegagalan adalah mensyukuri hidup kita dan berserah diri kepadaNya. Bicara soal kegagalan saya pun pernah bahkan hampir sering menemui kegagalan. Kegagalan-kegagalan tersebut berkaitan dengan impian dan cita-cita. Sejak kecil saya pernah bercita-cita menjadi dokter, namun pada kenyataannya tidak terealisasi. Sempat bercita-cita menjadi pemain bola, musisi, pegawai BUMN, psikolog, pemilik bisnis, hingga menyeimbangkan 2 kuadran pernah terimpikan. Namun semuanya mendekati kegagalan. Jika kita menemui kegagalan, sementara kita tidak mampu memotivasi diri sendiri dan selalu berburuk sangka pada keadaan, maka bisa dipastikan kita akan dihantui rasa kecemasan, ketakutan, dan keputusasaan.

Saat keputusasaan menghampiri kita, coba lihatlah contoh berikut ini:
#Seekor semut kecil yang ada disekitar kita selalu gigih dalam mencari makan. Coba perhatikan. Makhluk kecil tersebut tak mengenal putus asa. Mereka yakin, rezeki sudah ada yang menangung yaitu Yang Maha Kaya, selama mereka berusaha.
#Seekor cicak yang hidup di tembok dan atap rumah kita. Coba perhatikan. Mereka memakan nyamuk dan serangga kecil lain yang bersayap, sementara mereka (cicak) tidak memiliki sayap tapi mereka mampu mencukupi rezekinya karena mereka pantang menyerah dan mengeluh karena keadaan.
#Seekor gajah yang ada di kebun binatang. Coba perhatikan. Mereka tidak pernah jajan di restoran mewah dan makanan cepat saji, tapi mengapa mereka bisa gemuk?. Karena mereka pandai mensyukuri nikmat yang telah diberikanNya untuk mereka.
#Seseorang yang menyandang disabilitas. Coba lihat diri kita. Apakah diri kita memiliki anggota tubuh yang lengkap? Mereka (para disabilitas) bisa sukses bahkan melebihi kesuksesan kita yang memiliki organ tubuh yang lengkap karena mereka yakin rezeki telah ada yang menanggung dan mereka bisa seperti itu karena mereka fokus pada kekuatan dan tidak kenal dengan kata "menyerah".

Masih banyak contoh-contoh lain yang bisa membuat kita lebih bersyukur untuk memaknai hidup. Keputusasaan bukanlah sebuah pilihan. Keputusasaan ibarat racun yang akan membunuh semangat dan rasa keingintahuan kita untuk belajar dari kegagalan yang pernah kita rasakan. Jadikanlah kegagalan itu menjadi sebuah penggalan kisah kesuksesan kita dimasa depan.

Berserah bukan untuk menyerah, jika gagal tak perlu galau!

0 komentar: