Jalan hidup telah dipilih ketika seseorang telah yakin pada pilihannya. Tak peduli jalan itu panjang, menanjak, atau sempit. Namun deng...

Show Your Life


Jalan hidup telah dipilih ketika seseorang telah yakin pada pilihannya. Tak peduli jalan itu panjang, menanjak, atau sempit. Namun dengan keyakinan itulah dia bisa membuat pilihan yang dirasa pantas dan berani. Setiap jiwa berbeda jalan hidupnya karena tidak selamanya jalan yang ditempuh lurus. Kadang lurus, naik, turun, berliku, hingga terhenti di persimpangan atau terus melaju. Hanya dengan keyakinan kita bisa terus melaju saat melewati persimpangan. Namun terkadang keyakinan itu terkikis oleh keraguan yang tidak dimengerti. Semakin panjang jalan yang ditempuh, semakin banyak bekal yang dipersiapkan. 

Ya. Hidup itu tak ubahnya seperti sebuah pertunjukan. Jalan yang kita tempuh adalah panggung tempat kita berpentas. Dalam suatu pementasan, biasanya membutuhkan waktu persiapan yang lebih banyak dibanding pementasan itu tersebut. Ketika kita mulai pentas dan selesai, saat itu juga kita harus siap dengan segala penilaian-penilaian dari penonton. Semuanya tidak terlepas dari penilaian pro dan kontra. Kita contohkan sebuah pertunjukan sirkus akrobatik yang melakukan atraksi-atraksi ekstrem, apakah mereka berlatih dengan waktu singkat? Pementasannya boleh singkat, namun persiapannya pasti tidak singkat. Saat kita menonton pertunjukan tersebut, mungkin kita hanya menghabiskan waktu dua jam untuk menontonnya. Tapi apakah kita tahu, berapa banyak waktu yang dihabiskan para pementas itu untuk berlatih? Bisa jadi berbulan-bulan.

Jika para pemain sirkus mempersiapkan dirinya dengan berlatih, sama halnya dengan kita. Jika mereka berlatih menggunakan properti sirkus dan ilmu sirkus, maka kita berlatih dengan ilmu kehidupan. Entah itu berlatih dan menuntut ilmu di pendidikan formal ataupun non formal. Namun yang jelas ilmu di sekolah/kuliahan memang penting. Tapi ilmu di luar sekolah/kuliahan, jauh lebih penting. Dan waktu pentas kita dimulai ketika kita mengimplementasikan ilmu yang didapat. Sebuah perusahaan besar, membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk membangun image, merekrut karyawan yang berkualifikasi, dan memiliki kapabilitas. Sebelum show dimulai, perusahaan tersebut gencar melakukan pelatihan-pelatihn, baik softskill maupun hardskill sampai membangun integritas. Dan show dimulai saat perusahaan tersebut resmi beroperasi.

Semakin matang sebuah persiapan, semakin siap pertunjukkan. Namun semakin lama persiapan, semakin lama pula memulai pertunjukkannya. Kesuksesan butuh persiapan. Sukses tanpa persiapan, hanya bisa dirasakan sementara. Jika kita ingin melakukan pertunjukkan yang spektakuler, maka persiapan yang dilakukan pun harus lebih dari reguler. Bisa karena biasa, tidak bisa karena belum bisa. Tidak biasa, baru luar biasa. :)

Semoga bermanfaat.

0 komentar: