Header Ads

ad

Harapan Seorang Suami



Pada esensinya setiap manusia telah diciptakan berpasang-pasangan dan setiap orang yang normal orientasi seksualnya pasti ingin menikah dan memiliki keturunan. Setiap orang pasti memiliki harapan yang berbeda-beda dan bisa berkembang setelah mengalami beberapa fase kehidupan. Sebelum kita menikah kita pasti memiliki harapan akan jodoh atau pasangan hidup kita. Berharap mendapat jodoh yang sempurna sesuai dengan yang diharapkan. Setelah kita menikah harapan tersebut pun akan berkembang menjadi harapan baru yang bisa kita ciptakan pada saat itu. Memiliki banyak keinginan memang sifat manusia yang tak bisa lepas dari hawa nafsu.

Sebagai seorang suami, tentu mendambakan istri yang soleha, bisa mengurus suami, dan mendidik anak. Bukan tidak boleh dan tidak ada larangan bagi suami untuk melarang istrinya bekerja. Seorang istri boleh bekerja ataupun berbisnis namun hal itu bukanlah prioritasnya. Karena idealnya seorang istri waktu lebihnya harus digunakan untuk mengurus keluarga, termasuk mendidik anak. Seandainya ada waktu sisa, boleh ia gunakan untuk bekerja atau berbisnis. Sudah menjadi hal lumrah jika suami menginginkan istri yang selalu mendo'akan dan mendukungnya saat ia berkembang dan maju di bidang karirnya. Seorang suami sejati, tentunya tidak ingin melihat istrinya kelelahan dan terlihat letih karena harus membagi waktu untuk anak dan pekerjaan.

Istri yang selalu mendo'akan suami, mendukung suami, mengingatkannya di saat alpha, berani berkata tidak pada kemunkaran adalah istri soleha yang pastinya diharapkan suami. Bukan hanya sekedar istri melainkan sahabat abadi hingga akhir hayat. Sahabat yang senang berbagi kisah, pandai menjaga silaturahim baik sesama keluarga, tetangga, maupun kerabat. 

Meski terkadang suami banyak keinginannya hingga membuat dia letih. Semoga Allah membalas kebaikannya secara berlipat dari setiap tetesan keringat yang terbuang untuk mengurusi keluarganya.

Semoga bermanfaat


No comments