Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Mereka hidup secara berkelompok dalam kelompok ...

Rivalitas Dibalik Solidaritas



Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Mereka hidup secara berkelompok dalam kelompok kecil dalam lingkungannya. Dan ketika mereka dalam ruang lingkup kelompoknya, akan tumbuh rasa solidaritas pada diri mereka. Solidaritas adalah rasa kebersamaan, rasa kesatuan kepentingan, dan rasa simpati. Solidaritas bisa dibilang sifat satu rasa (senasib). Namun dibalik solidaritas itu sendiri sering muncul rivalitas (persaingan) untuk meraih tujuan masing-masing. Sebagai contoh, teman sekelas kita diwaktu sekolah ataupun perkuliahan adalah rival (saingan) kita di dunia kerja nanti. Semua dalam kelompok tersebut memiliki tujuan sama, yaitu mendapatkan dan atau menciptakan pekerjaan.

Rivalitas bukanlah permusuhan dengan menghalalkan segala cara untuk mengalahkan lawan kita. Rivalitas adalah persaingan secara fair untuk menjadi yang terbaik. Bisa kita lihat para pesepak bola profesional, di dalam lapangan ketika bertanding mereka adalah rival bagi tim yang dihadapinya tapi diluar pertandingan mereka tetap bersahabat. Mereka pun bersaing dengan kawan satu timnya sendiri untuk mendapatkan posisi inti.

Bagi mereka yang bersungguh-sungguh, tidak ada istirahat untuk mengasah skill mereka demi meraih tujuannya. Karena mereka sadar, dihari esok mereka harus bersaing dengan teman-teman dalam kelompoknya. Jika kita tidak ingin menyesal dengan apa yang kita dapatkan, sungguh-sungguhlah dalam melakukan apa yang kita harapkan. :)

Semoga bermanfaat

0 komentar: