Header Ads

ad

Saat Malu Menjadi Tak Perlu


Malu adalah akhlak yang mendorong seseorang untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan yang buruk dan tercela, sehingga mampu menghalangi seseorang dari perbuatan dosa dan maksiat, serta mencegah sikap melalaikan orang lain. Secara singkatnya, malu adalah perasaan enggan untuk melakukan sesuatu yang tidak baik yang bisa merendahkan diri. Malu bisa timbul karena 2 faktor:
1. Malu yang merupaan tabiat bawaan.
2. Malu yang timbul karena adanya usaha, yaitu malu yang didapatkan dengan mengenal Allah

Salah sati sifat yang sering merusak tatanan kehidupan ini adalah hilangnya rasa malu. Dengan hilangnya rasa malu, kebaikan bisa berubah keburukan, kebenaran bisa berubah kesesatan, begitupun dengan kemakmuran bisa berubah menjadi kehancuran. Semua itu bisa terjadi jika kita semua sudah tidak lagi memiliki rasa malu. Dengan hilangnya rasa malu, manusia bisa kehilangan kontrol dan mengendalikan dirinya sehingga mereka mudah melakukan kesalahan & pelanggaran tanpa merasa bersalah & melanggar. Dan jika itu sampai bahkan telah terjadi, mereka akan mudah mengabaikan hukum, etika, norma sosial, dan sebagainya. Hal yang demikianlah yang akan membuat mereka terperangkap dalam kehinaan.

Orang yang memiliki malu, akan terlihat kaku atau gugup ketika dia harus melakukan perbuatan hina dan tercela. Tetapi sebaliknya, orang yang tidak memiliki malu akan melakukannya dengan leluasa. Orang yang tidak memiliki malu hampir sejajar dengan orang gila yang bertelanjang tanpa mempedulikan auratnya dilihat orang lain. 

Malu untuk melakukan hal tercela & hina merupakan akhlak yang mulia yang dicontohkan Rasulullah SAW. 
"Sesungguhnya semua agama itu mempunyai akhlak, dan akhlak Islam adalah rasa malu". (HR. Malik)

"Kekejian selalu membuat segala sesuatu menjadi jelek, sebaliknya malu selalu membuat segala sesuatu menjadi bagus". (HR. Tirmidzi)

"Malu adalah sebagian dari iman, dan iman ada di dalam surga. Lidah keji yang termasuk kebengisan, dan kebengisa itu ada di dalam neraka".  (HR. Tirmidzi)

 Perasaan malu khususnya kepada Allah harus kita pelihara dengan cara menjaga iman. Orang yang tidak memiliki malu akan melakaukan segala sesuatunya tanpa bisa mengontrol dan mengendalikan dirinya, sehingga dia akan melakukan apa saja untuk memuaskan hawa nafsunya. Karena baginya yang terpenting adalah tujuannya tercapai dengan cara apapun. 

Semoga kita termasuk orang-orang yang memiliki rasa malu kepada Allah SWT. Aamiin.

No comments