Memiliki kehidupan yang layak dan serba berkecukupan memang cita-cita setiap orang. Tapi apapun yang telah kita dapatkan, sudah selayakn...

Sudahkah Kita Melihat Ke Bawah?


Memiliki kehidupan yang layak dan serba berkecukupan memang cita-cita setiap orang. Tapi apapun yang telah kita dapatkan, sudah selayaknya kita syukuri. Boleh jadi hari ini kita berada dalam kesulitan, namun lihatlah di luar sana masih ada yang lebih kesulitan dibanding kita. Atau hari ini kita berada dalam serba kecukupan, tapi besok bisa jadi kita berada dalam kesulitan. Ingatlah di atas langit masih ada langit dan di bawah tanah masih ada lapisan-lapisan tanah yang lain.

Sadarkah kita? Jika kita mau bersyukur dan berpikir positif kita adalah manusia yang paling beruntung? Tapi kenapa kita lebih sering sibuk memikirkan apa yang orang lain miliki dibandingkan dengan mensyukuri apa yang kita miliki. Berhentilah untuk banyak menuntut, dan jangan terfokus pada apa yang kita inginkan. Fokuslah pada apa yang kita butuhkan. Sebagai bahan renungan coba rasakan sendiri:
- Kita sering meminta permintaan yang lebih kepada orangtua kita untuk dibelikan sesuatu yang kita inginkan. Tapi apakah kita sadar kalau kita sudah disekolahkan saja merupakan hal yang paling beruntung dan membahagiakan bagi kita. Karena di luar sana masih banyak anak-anak yang putus sekolah dan mereka memiliki motivasi yang tinggi untuk bersekolah namun karena kondisi ekonomi yang jauh di bawah kita mereka harus memupus harapan sekolah mereka.

- Kita memiliki orangtua kandung merupakan kebahagiaan tersendiri. Bandingkan dengan mereka yang berada di panti asuhan yang mungkin kebanyakan sudah tidak mempunyai orangtua kandung mereka. Atau bahkan mereka yang tidak mengetahui orangtua mereka atau juga yang tidak sempat melihat orangtuanya secara langsung karena telah ditinggal oleh orangtuanya sewaktu kecil.

- Kita memiliki rumah yang meskipun sederhana tapi disanalah kita bisa berbagi canda dan tawa serta tempat berkumpulnya dengan keluarga. Hal itu merupakan hal yang harus kita syukuri. Bandingkan dengan mereka yang tidak memiliki tempat tinggal yang tetap & layak untuk dihuni, dan mereka harus tinggal di bawah jembatan, emperan toko, atau di tempat-tempat lain yang tidak layak huni.

- Kita masih bisa makan dengan porsi yang cukup juga merupakan hal yang harus kita syukuri. Di luar sana masih banyak orang-orang yang kelaparan, yang bahkan untuk makan 1 kali sehari saja sulit. Atau bahkan mereka makan makanan sisa dari makanan kita.

- Kita diberikan fasilitas penunjang untuk kebutuhan kita seperti sepeda motor, mobil, handphone, laptop, atau yang lainnya merupakan hal yang harus kita syukuri juga. Lihat, di luar sana ada adik-adik kita yang memiliki semangat belajar tinggi harus menyeberangi derasnya arus sungai untuk menuju sekolah, atau harus menyeberangi jematan yang sudah tidak layak pakai untuk bisa sampai di sekolah. Sedangan kita masih bisa pergi ke sekolah dengan fasilitas yang orangtua kita berikan, namun terkadang kita malas-malasan dalam belajar.

Hal di atas hanyalah beberapa contoh untuk bahan kita renungan. Satu hal yang harus kita lakukan adalah "Bersyukur". Besar kecilnya, banyak sedikitnya hasil yang kita dapatkan harus kita syukuri. karena hanya dengan Bersyukur kita bisa hidup bahagia. Dan jangan terlena dengan zona kenyamanan yang bisa membuat kita menjadi malas. Karena apa yang kita miliki saat ini belum tentu kita miliki dihari esok. Bersyukur, tetap bersyukur, dan selalu bersyukur. :)

Semoga bermanfaat :)

0 komentar: