Header Ads

ad

Naik Jabatan Bukan Untuk Kesenangan!

Bangkit dari keterpurukan memang sulit dilakukan, namun sulit bukan berarti tidak bisa. Selama kita masih punya kemauan, kemampuan, dan percaya pada keajaiban Allah, bukan tidak mungkin kita bisa bangkit dari keterpurukan itu. Selama kita mampu bangkit dari keterpurukan, kita harus sadar jika jalan hidup tidak selamanya senang. Terkadang kita senang dan berada diatas dan terkadang kita mendapat cobaan dan mungkin berada dibawah. hari ini mungkin kita mendapat senang tapi besok tidak ada yang tahu apakah kita masih bisa senang seperti hari sekarang? Karena semuanya bisa berbalik dengan kehendak Allah. Intinya kita harus rendah hati, selalu bersyukur, berusaha qanaah, dibarengi ikhtiar, dan tawakal.

Begitupun ketika kita mendapatkan jabatan baru atau naik pangkat/jabatan. Apakah yang kalian rasakan ketika mendapatkan jabatan yang lebih tinggi? Tentunya senang bukan? Namun harus disadari, dengan naiknya jabatan bertambah pula tanggungjawab kita dan tentunya mendapat kepercayaan yang lebih besar dari orang-orang sekitar. Sikapilah dengan bijak, rendah hati, dan tentunya tidak lupa darimana Anda berasal. Sebab jabatan hanya sementara, karena saat kita lepas dari jabatan tersebut, maka kita pun akan kembali seperti kita sebelumnya.

Satu hal yang harus direnungkan, tidak sedikit orang yang ketika mereka mendapatkan jabatan tinggi, kemudian mereka melakukan pesta dan berfoya-foya dengan menganggap itu sebagai rasa syukur mereka. Saya hanya bilang "Itu salah besar!". Sebab itu hanyalah menghambur-hamburkan apa yang kita punya dan tidak ada guna serta berkahnya. Tidak ada salahnya jika kita sekedar untuk kumpul dengan sahabat atau keluarga dan berbagi atas rezeki atau apa yang kita dapatkan. Namun alangkah lebih baiknya jika kita melakukan syukuran itu dengan cara yang lebih baik. Misalnya dengan mengadakan perkumpulan dengan keluarga, sahabat, dan orang-orang yang kurang mampu. Atau dengan mendatangi panti asuhan atau panti jompo untuk memberikan sebagian rezeki kalian dan minta dido'akan agar kita selama mendapatkan jabatan yang lebih tinggi bisa melaksanakan tugas dan kewahjibannya dengan baik dan benar, karena hal itu akan lebih bermanfaat dan lebih mendapat berkah untuk kita. 

Harus selalu diingat, naik jabatan bukan untuk kesenangan. Karena sekali lagi jabatan itu hanya sementara. Begitu mudah bagi Allah untuk membalikan apa yang kita miliki saat ini. So, Be Humble! :)
Semoga bermanfaat



6 comments: