Tidak ada manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan. Karena tanpa adanya kesalahan, kita tidak akan tahu cara dan jalan menuju keben...

Kesalahan Itu Biasa. Memaafkan Kesalahan Itu Luar Biasa


Tidak ada manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan. Karena tanpa adanya kesalahan, kita tidak akan tahu cara dan jalan menuju kebenaran. :)

Kita mungkin sering melihat orang lain melakukan kesalahan, bahkan kita pun pernah mengalaminya. Namun apakah kita hanya berdiam diri ketika melakukan kesalahan atau bahkan menyalahkan fdiri sendiri & orang lain ketika melakukan kesalahan itu? Pada dasarnya semua orang pernah melakukan kesalahan, baik disengaja ataupun tidak disengaja. Namun berdiam diri dan menyalahkan diri sendiri atau orang lain bukanlah solusi yang benar.

Butuh mental yang kuat untuk bisa memaafkan kesalahan dan menjadi pribadi yang berkualitas ketika kita mau keluar dari kesalahan. Mencari kambing hitam dan menyalahkan diri sendiri dan orang lain adalah cara seorang pengecut untuk menerima kesalahannya. Sedangkan orang bijak menerima kesalahannya dengan mencari penyebab dan solusi kesalahan dia serta berjanji untuk tidak mengulanginya. Anda termasuk yang mana?

Untuk memaafkan kesalahan yang telah kita lakukan, dibutuhkan:
- Keikhlasan pada hati kita untuk bisa menerima kesalahan
- Menyadari kesalahan untuk introspeksi diri dan mengambil hikmah dari kesalahan tersebut

Singkirkan gengsi disaat kita mengakui kesalahan. Karena seorang pemberani adalah mereka yang berani mengakui kesalahannya sendiri. Sedangkan mencari kesalahan orang lain hanya akan menambah permasalahan yang ada. Sudah saatnya kita bangkit dan belajar dari kesalahan, dan jangan hanya bisa menyalahkan orang lain sebelum kita introspeksi diri. Kuncinya adalah jangan terjebak dimasa lalu dan jangan terlalu mengkhawatirkan masa depan karena yang kita jalani adalah masa kini dan bersyukurlah untuk setiap apa yang telah Allah tetapkan pada kita, karena Dia Maha Mengetahui. :)

Semoga bermanfaat & terima kasih telah membaca ketikkan ini :)

0 komentar: